Semarang – Suasana Jumat sore di Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah (10/7) selalu diisi dengan kegiatan Jumat Sehat: Senam Bersama yang rutin dilaksanakan setiap pekan selepas salat Asar di halaman belakang rumah singgah.

Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi pasien dan keluarga pendamping untuk tetap aktif bergerak sesuai dengan kondisi masing-masing. Jumlah peserta memang tidak selalu sama, karena sebagian penghuni biasanya memanfaatkan akhir pekan untuk pulang sementara ke kampung halaman dan kembali lagi pada hari Senin guna melanjutkan pengobatan.

Pada pelaksanaan pekan ini, hanya empat orang yang dapat mengikuti senam secara penuh, seluruhnya merupakan keluarga pendamping pasien. Sementara empat peserta lainnya adalah pasien yang belum memungkinkan untuk bergerak aktif. Meskipun hanya duduk di kursi, mereka tetap berusaha mengikuti gerakan-gerakan sederhana sesuai kemampuan. Semangat untuk berpartisipasi tetap terlihat hingga kegiatan berakhir, membuktikan bahwa menjaga kebugaran dapat dilakukan dengan cara yang disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Salah satu peserta, Supiah (54), mengaku belum mampu mengikuti senam secara penuh karena masih merasakan mual dan pusing. “Saya tidak bisa ikut senam ya Mbak, karena mual dan pusing. Saya izin duduk-duduk saja. Kalau gerakan senam bisa diikuti sambil duduk, saya ikuti. Kegiatan ini bagus, sayang kalau dilewatkan,” tutur Supiah sambil tetap mengikuti beberapa gerakan dari tempat duduknya.

Bagi Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah, kegiatan senam bukan sekadar olahraga rutin. Lebih dari itu, Jumat Sehat menjadi ruang untuk saling menyapa, berbincang, dan mempererat rasa kekeluargaan di antara para penghuni yang berasal dari berbagai daerah. Di tengah perjuangan menjalani pengobatan, kebersamaan sederhana seperti ini menjadi penyemangat agar para pasien dan pendamping tetap bugar, saling menguatkan, dan tidak merasa berjuang sendirian.