Semarang – PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, berkolaborasi menyelenggarakan Program Pembekalan dan Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Calon Pengantin sebagai upaya pencegahan stunting sejak masa pranikah. Kegiatan perdana yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/26) di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Semarang Utara ini diikuti oleh 16 penerima manfaat yang terdiri atas 8 pasangan calon pengantin dari wilayah Kecamatan Semarang Utara.

Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis bantuan PMT berupa telur omega dan susu kepada seluruh calon pengantin. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi, khususnya bagi calon pengantin perempuan, sebagai langkah preventif dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat serta melahirkan generasi yang berkualitas. Setelah penyerahan bantuan, para peserta mengikuti rangkaian pembekalan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan mereka dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan bebas stunting. Materi pertama disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bulu Lor mengenai pentingnya kesehatan reproduksi serta persiapan kehamilan yang sehat. Selanjutnya, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Semarang Utara memberikan edukasi mengenai Keluarga Berencana (KB) sebagai salah satu strategi dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Kegiatan kemudian ditutup dengan bimbingan pranikah yang disampaikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Semarang Utara sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Eva Wirabuana selaku Manajer Administrasi PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). “PT PLN Indonesia Power UBP Semarang mengambil peran dalam mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan KUA Kecamatan Semarang Utara, Puskesmas Bulu Lor, Balai Penyuluhan KB, serta IZI Jawa Tengah. Program ini akan dilaksanakan dari Bulan Juli hingga Desember 2026 secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Eva.

Sementara itu, M. Shiiddaquddin Basya, S.H.I., selaku Kepala KUA Kecamatan Semarang Utara, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, IZI Jawa Tengah, Puskesmas Bulu Lor, dan Balai Penyuluhan KB Kecamatan Semarang Utara dalam menyelenggarakan program tersebut. “Kolaborasi dengan berbagai lembaga menjadikan materi pembekalan yang diberikan lebih komprehensif. Peserta tidak hanya memperoleh bekal mengenai kehidupan pernikahan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga sejak awal. Calon pengantin perlu dipersiapkan secara menyeluruh agar mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, mereka mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan reproduksi, keluarga berencana, ketahanan keluarga, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga,” tutur Basya.
Salah satu perwakilan calon pengantin, Fatimah dan Alwis, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Kami mendapatkan berbagai materi yang sangat berguna, mulai dari persiapan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah hingga edukasi mengenai kesehatan reproduksi. Selain itu, kami juga menerima bantuan PMT berupa telur omega dan susu untuk calon pengantin perempuan. Terima kasih kepada PT PLN Indonesia Power UBP Semarang dan IZI Jawa Tengah atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap mereka.
Melalui sinergi antara PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, IZI Jawa Tengah, KUA Semarang Utara, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat dimulai sejak masa persiapan pernikahan. Edukasi yang komprehensif serta dukungan pemenuhan gizi bagi calon pengantin menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan siap melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul.




