Palangkaraya – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Merespons situasi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Kitabisa menyalurkan bantuan kesehatan berupa masker, vitamin, dan oksigen portabel kepada masyarakat terdampak. Aksi tersebut dilaksanakan pada Ahad (6/9/26), di MIS dan Pesantren Al Fattah, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sebanyak 250 penerima manfaat, khususnya pelajar dan kelompok rentan, mendapatkan bantuan dalam aksi tanggap darurat tersebut. Total bantuan yang disalurkan terdiri dari 280 masker, 200 strip vitamin, serta empat unit oksigen portabel. Kondisi kualitas udara di Palangkaraya masih menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan IKU Palangkaraya, kualitas udara sempat berada pada angka sekitar 700 PM, yang menunjukkan kondisi sangat berbahaya bagi kesehatan.
Di tengah kondisi tersebut, keberadaan masker dan vitamin menjadi perlindungan sederhana namun penting bagi anak-anak yang tetap harus menjalani aktivitas belajar. Sementara oksigen portabel disiapkan sebagai dukungan awal bagi warga yang membutuhkan ketika mengalami gangguan pernapasan. Aksi penyaluran dilakukan bersama relawan lokal agar bantuan dapat menjangkau lingkungan pendidikan yang dihuni banyak anak. Selain membagikan bantuan, relawan juga mengingatkan penerima manfaat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker dengan benar.

Salah seorang guru MIS dan Pesantren Al Fattah, Nurlina, mengapresiasi bantuan yang diberikan IZI dan para donatur. “Terima kasih atas bantuan dari IZI dan donatur Kitabisa atas bantuannya di kondisi yang kritis saat ini,” ujar Nurlina.
IZI berharap dukungan tersebut dapat membantu mengurangi risiko dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla, khususnya bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara buruk. Bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari respons kemanusiaan IZI dalam menghadapi dampak karhutla di Kalimantan, dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat yang paling rentan dan terdampak.
[Denny Maulida – @inisiatifzakat_kaltim]




