Ajak Lisan untuk Berdzikir, IZI Jateng Perkuat Keimanan Penerima Manfaat Lapak Berkah YBM PLN UP3 Semarang

Semarang – Membentuk kebiasaan berdzikir sebagai bekal memperkuat keimanan dan ketenangan hati menjadi fokus Pendampingan Keislaman Program Lapak Berkah Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) UP3 Semarang yang diselenggarakan pada Kamis (30/7/26).

Pendampingan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah ini diikuti oleh 4 penerima manfaat dari Kota Semarang, sementara 3 penerima manfaat lainnya di Kabupaten Kendal mengikuti taklim secara mandiri di wilayah masing-masing. Materi pendampingan disampaikan oleh Retno Widowati selaku Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Tengah sebagai bagian dari pembinaan rutin untuk memperkuat aspek spiritual para pelaku usaha binaan.

Program pendampingan keislaman menjadi salah satu pilar penting dalam Program Lapak Berkah. Selain mendorong peningkatan kapasitas usaha, IZI Jawa Tengah bersama YBM PLN UP3 Semarang juga berkomitmen membangun karakter penerima manfaat agar memiliki kedekatan dengan Allah SWT. Melalui pembinaan yang dilaksanakan secara berkala, diharapkan para penerima manfaat tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga semakin istiqamah dalam menjalankan ibadah dan memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Retno Widowati menyampaikan materi mengenai dzikir setelah salat, di antaranya membaca tasbih, tahmid, takbir, tahlil Laa ilaaha illallaah, serta memperbanyak istigfar sebagai amalan yang senantiasa membasahi lisan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membiasakan dzikir pada empat waktu utama, yaitu sebelum Subuh, setelah Subuh, sebelum Magrib, dan setelah Magrib. Selain itu, peserta dianjurkan untuk mengistiqamahkan tilawah surah Al-Waqi’ah, Ar-Rahman, Luqman, Ad-Dukhan, Al-Mulk, dan Al-Kahfi sebagai amalan harian yang memiliki banyak keutamaan dalam kehidupan seorang Muslim. “Amalan yang dirutinkan akan menjadi bekal terbaik dalam menjaga keimanan dan menghadirkan ketenangan hati di tengah aktivitas mencari rezeki,” ujar Retno.

Melalui pendampingan keislaman yang dilaksanakan secara konsisten, IZI Jawa Tengah berharap para penerima manfaat Lapak Berkah tidak hanya semakin mandiri dalam mengembangkan usahanya, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Sinergi antara pemberdayaan ekonomi dan pembinaan keislaman diharapkan mampu melahirkan penerima manfaat yang produktif, berakhlak mulia, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

[Ariefta – @inisiatifzakat_jateng]