Asap Karhutla Ganggu Kesehatan Warga Sanga-Sanga, IZI Layani 50 Penyintas

Kutai Kartanegara — Paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kondisi itu turut dirasakan masyarakat di Desa Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Merespons kondisi tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menggelar layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak karhutla pada Kamis (17/9/26). Sebanyak 50 penerima manfaat, terutama kelompok rentan seperti lansia, balita, dan relawan yang berada di sekitar wilayah terdampak asap, mendapatkan layanan kesehatan.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pembagian masker dan vitamin, serta paket nutrisi. Penanganan karhutla di wilayah Sanga-Sanga sendiri masih menjadi perhatian. Pada September 2026, sejumlah titik kebakaran lahan di wilayah tersebut masih memerlukan penanganan dan pemantauan.

Menurut penuturan Pradipta, bidan Puskesmas Pendingin, paparan asap sebelumnya turut berdampak terhadap peningkatan keluhan ISPA di masyarakat. Ia menyebut kasus ISPA mengalami peningkatan hingga sekitar dua kali lipat.

Di Desa Pendingin, bantuan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. IZI juga membagikan masker dan vitamin serta paket nutrisi kepada penerima manfaat sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh selama menghadapi paparan asap. Salah seorang penerima manfaat, Nenek Inah, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Terima kasih banyak IZI atas bantuannya yang sudah membantu kami menghadapi asap kebakaran hutan ini. Semoga selalu sehat dan diberikan rezeki yang lancar,” ujar Nenek Inah

[Denny Maulida – @inisiatifzakat_kaltim]