Bogor – Sebagai upaya menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi masyarakat, IZI Bogor resmi meluncurkan Kelas Mandiri Ekonomi, sebuah program pemberdayaan bagi ibu-ibu yatim melalui pelatihan menjahit. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara IZI Bogor, Yatim Centre Al Ruhamaa, dan Rumah Kreatif Coey (RKC) sebagai mitra pelatih.
Launching program dilaksanakan pada Selasa (28/7/26) bertempat di Aula Yatim Centre Al Ruhamaa, Cifor, Bogor, dan diikuti oleh 16 orang ibu yatim yang akan mendapatkan pelatihan secara intensif selama kurang lebih 2 sampai 3 bulan. Program ini menjadi langkah awal sinergi dalam meningkatkan keterampilan sekaligus kemandirian ekonomi para peserta. Selama pelatihan, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis menjahit, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pengembangan usaha dan kewirausahaan dari para trainer profesional Rumah Kreatif Coey.

Dalam sambutannya, Khoirul Umam, selaku Manager Operasional IZI Bogor, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. “Alhamdulillah, berkat kerja sama banyak pihak, pelatihan menjahit untuk ibu-ibu yatim hari ini dapat terlaksana dengan baik. Kami meyakini bahwa bantuan yang terbaik bukanlah bantuan yang hanya dirasakan manfaatnya hari ini, tetapi bantuan yang mampu memberikan dampak jangka panjang dan berkelanjutan. Besar harapan kami, melalui pelatihan ini para ibu dapat memiliki keterampilan, menjadi lebih mandiri, berdikari, serta mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya.”
Sementara itu, Agusnizar Saleh selaku Ketua Yayasan Yatim Centre Al Ruhamaa yang akrab disapa Bu Gusni, mengungkapkan rasa syukur atas sinergi yang telah lama terjalin bersama IZI Bogor. “Alhamdulillah, kerja sama dengan IZI Bogor bukan hanya kali ini saja. Sudah beberapa program kami laksanakan bersama, dan Alhamdulillah IZI Bogor selalu hadir mendukung berbagai kebutuhan serta program pembinaan bagi adik-adik yatim di Al Ruhamaa.” ujar Gusni

Pelatihan ini dipandu oleh tim Rumah Kreatif Coey (RKC) yang dipimpin oleh Founder RKC, Cucu, bersama Mila dan tim trainer lainnya. Dengan pengalaman yang dimiliki, para trainer akan mendampingi peserta mulai dari dasar-dasar menjahit hingga pengembangan produk dan pengetahuan berwirausaha. Sebagai simbol dimulainya program, dilakukan penyerahan perlengkapan pelatihan secara simbolis dari IZI Bogor yang diwakili oleh Khoirul Umam kepada salah satu peserta pelatihan. Momen tersebut menjadi simbol komitmen seluruh pihak dalam mendukung lahirnya perempuan-perempuan tangguh yang mandiri secara ekonomi.
Program Kelas Mandiri Ekonomi akan berlangsung secara rutin setiap hari Selasa dan Rabu, mulai Juli hingga Oktober 2026. Selama periode tersebut, para peserta akan mendapatkan pendampingan secara bertahap agar keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. Melalui program ini, IZI Bogor berharap semakin banyak ibu yatim yang mampu bangkit, memiliki keterampilan, serta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.




