Depok (20/8/26) – Dukungan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut dirasakan oleh Fathir, siswa kelas 8 yang saat ini menjalani pendidikan melalui sistem homeschooling. Selama tiga tahun menjadi penerima manfaat Program Beasiswa Pelajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Fathir mendapatkan berbagai dukungan, termasuk layanan terapi tumbuh kembang secara rutin, yang membantu mengoptimalkan perkembangan dirinya sesuai dengan kebutuhan dan potensinya.
Dalam proses tumbuh kembangnya, Fathir menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kesulitan mempertahankan perhatian, emosi yang belum stabil, serta rendahnya motivasi belajar. Kondisi tersebut membuat Fathir membutuhkan pendampingan yang konsisten dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhannya. Melalui Program Beasiswa Pelajar ABK, IZI memberikan dukungan tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, tetapi juga melalui layanan terapi tumbuh kembang yang dilakukan secara rutin sebagai bagian dari proses pendampingan penerima manfaat.

Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai menunjukkan perkembangan positif dalam diri Fathir. Saat ini, Fathir sudah mampu berhitung, membaca dan memahami bacaan, serta menjawab soal-soal yang diberikan. Perkembangan juga terlihat pada aspek sosial dan kemandirian. Hubungan sosial Fathir semakin membaik dan ia mulai mampu melakukan berbagai aktivitas dengan lebih mandiri. Layanan terapi tumbuh kembang secara rutin menjadi salah satu upaya yang terus dilakukan untuk membantu Fathir mengembangkan kemampuan akademik, sosial, emosional, dan kemandiriannya.
Perubahan tersebut menjadi kebahagiaan sekaligus kelegaan bagi keluarga Fathir. Sang ibu merasakan manfaat nyata dari dukungan yang diberikan melalui program IZI, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan terapi yang diperlukan Fathir. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Fathir sekarang sudah bisa berhitung, membaca dan memahami bacaan, serta menjawab soal-soal. Hubungan sosialnya juga semakin baik dan dia lebih mandiri,” ungkap ibu Fathir.
Perjalanan Fathir menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat dan berkelanjutan. Melalui Program Beasiswa Pelajar ABK, IZI berkomitmen menghadirkan dukungan pendidikan sekaligus layanan terapi yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Terapi tumbuh kembang yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menjadi bagian dari proses berkelanjutan dalam mengoptimalkan potensi, meningkatkan kemandirian, dan mendukung kualitas hidup anak berkebutuhan khusus. Kisah Fathir menjadi pengingat bahwa setiap kemajuan, sekecil apa pun, merupakan langkah berarti menuju masa depan yang lebih baik.
[Adi – @inisiatifzakat_jakarta]




