Semangat Kemerdekaan Hadirkan Harapan untuk Adik Rasyid, Pejuang Kecil Bocor Jantung

Cikupa (18/8/26) — Semangat kemerdekaan tidak hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian dan harapan bagi mereka yang tengah berjuang menjalani kehidupan. Di tengah suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran santunan “Lapors Adik Rasyid” di Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Santunan diberikan kepada Muhammad Rasyid, bayi berusia 9 bulan yang sejak lahir harus berjuang menghadapi kondisi bocor jantung.

Rasyid baru saja keluar dari ruang ICU pada bulan Juni lalu setelah menjalani perawatan intensif. Hingga kini, Rasyid masih membutuhkan perhatian dan perawatan kesehatan secara berkala, termasuk menjalani pengobatan dan kontrol dua pekan sekali di RS Harapan Kita, Jakarta. Perjuangan Rasyid menjadi semakin berat karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas. Sang ayah, Samsul Bahri, sehari-hari bekerja sebagai pengemudi online Lalamove dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari. Penghasilan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai kebutuhan pengobatan Rasyid.

Keluarga juga kerap menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan susu pertumbuhan khusus yang diperlukan Rasyid serta biaya perjalanan dan pengobatan ke Jakarta. Bagi keluarga Rasyid, perjuangan untuk mendapatkan kesehatan merupakan sebuah perjalanan panjang. Namun, seperti semangat para pejuang yang tidak menyerah dalam merebut kemerdekaan, keluarga terus berusaha memberikan yang terbaik bagi buah hati mereka.

Momentum kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga memiliki makna ketika kita mampu hadir untuk sesama. Di saat bangsa Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan, masih banyak keluarga yang membutuhkan uluran tangan agar dapat terbebas dari beban dan kesulitan yang mereka hadapi. IZI Banten memberikan santunan uang tunai, perlengkapan dan popok bayi, serta susu khusus pertumbuhan dan metabolisme untuk Rasyid. Melalui penyaluran santunan ini, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga Rasyid, khususnya untuk mendukung proses pengobatan dan pemenuhan kebutuhan khusus sang buah hati.

Rasyid mungkin masih terlalu kecil untuk memahami arti kemerdekaan. Namun, perjuangannya untuk sembuh menjadi sebuah kisah tentang harapan, keteguhan, dan semangat untuk terus bertahan. “Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk IZI Banten dan juga para donatur yang telah peduli dengan keadaan kami. Santunan ini sangat berguna untuk kebutuhan Rasyid, namun tetap kami memohon doa yang tulus agar dedek (Rasyid) segera sehat selayaknya bayi normal lainnya” tutur Samsul.

[Fitria – @inisiatifzakat_banten]