Demak (1/9/26) – Belajar sambil berbagi. Itulah semangat yang ditunjukkan Yayasan P2SDU Al Hikmah Demak. Melalui penggalangan dana per kelas, para siswa TPA-KBIT Permata Bunda yang merupakan unit sekolah di bawah Yayasan P2SDU Al Hikmah, bersama guru dan siswa-siswi, mengumpulkan bantuan untuk dua wilayah yang sedang berduka: korban gempa bumi di NTT dan dampak kabut asap di Kalimantan. Dana hasil gotong royong ini kemudian disalurkan melalui Inisiatif Zakat Indonesia.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Dyah Nawang Wulansari, S.Pd., selaku Kepala Sekolah TPA-KBIT. Momen sederhana namun penuh makna itu menjadi pelajaran hidup bagi anak-anak: bahwa sekecil apapun yang kita punya, jika dikumpulkan bersama bisa jadi pertolongan besar bagi sesama.
“Kami ingin menumbuhkan empati dan kepedulian sosial sejak usia dini. Dengan menggandeng IZI, kami berharap bantuan dari keluarga besar TPA-KBIT Permata Bunda dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana di NTT dan kabut asap di Kalimantan”, tutur Dyah Nawang Wulansari, S.Pd.
Seluruh donasi yang terkumpul akan dikelola Inisiatif Zakat Indonesia untuk program tanggap darurat dan pemulihan di dua wilayah tersebut.
[Dwi Poryanti – @inisiatifzakat_jateng]





