Depok — Dalam rangka memperkuat pengembangan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menjalin kerja sama dengan PT Persada Imani Husada melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pembuatan Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Gedung Layanan Klinik Umum pada Klinik Utama Rawat Jalan (KURJ) Hemodialisa IZI di Kota Depok. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis IZI dalam mempersiapkan pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan yang lebih komprehensif, khususnya untuk mendukung kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan kesehatan yang mudah, bermutu, dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh jajaran IZI, yaitu Aan Suherlan selaku Direktur Pendistribusian dan Pemberdayaan Zakat IZI, Arman selaku General Manager Pendistribusian IZI, Tasrip selaku Manager SRD (Sistem Riset and Development), serta Manager Klinik Hemodialisa IZI, Luqman Jasin. Sementara dari PT Persada Imani Husada, kegiatan diwakili oleh Yuli Setiawan sebagai Chief Marketing Officer (CMO). Melalui kerja sama ini, PT Persada Imani Husada akan melaksanakan penyusunan Feasibility Study sebagai instrumen penting dalam menilai kelayakan pembangunan gedung layanan Klinik Umum KURJ Hemodialisa IZI. Studi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif dari berbagai aspek, mulai dari aspek pasar dan kebutuhan layanan kesehatan, teknis, operasional, sumber daya manusia, regulasi, lingkungan, hingga aspek finansial dan keberlanjutan program.
Aan Suherlan, Direktur Pendistribusian dan Pemberdayaan Zakat IZI, menyampaikan bahwa pengembangan layanan kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan manfaat zakat yang semakin luas bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan perlu dipersiapkan secara matang agar investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang optimal serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. “Penyusunan feasibility study ini menjadi tahapan penting agar rencana pengembangan layanan kesehatan IZI dapat dikaji secara objektif, terukur, dan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Harapannya, pengembangan layanan ini nantinya tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujar Aan.

Pengembangan Klinik Umum KURJ Hemodialisa IZI di Kota Depok diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Kehadiran layanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan tetap mengedepankan aspek mutu, keselamatan pasien, profesionalisme tenaga kesehatan, serta keberlanjutan pengelolaan. Sementara itu, kerja sama dengan PT Persada Imani Husada diharapkan dapat menghasilkan kajian yang komprehensif sebagai dasar bagi IZI dalam menentukan arah pengembangan proyek. Hasil feasibility study nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan manajemen dalam mengambil keputusan terkait pembangunan gedung layanan Klinik Umum.
Luqman Jasin, Manager Klinik Hemodialisa IZI, menambahkan bahwa pengembangan layanan Klinik Umum merupakan bagian dari visi untuk memperkuat keberadaan KURJ Hemodialisa IZI sebagai fasilitas kesehatan yang tidak hanya memberikan pelayanan hemodialisa, tetapi juga secara bertahap mampu menghadirkan layanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. “Dengan adanya feasibility study ini, kami ingin memastikan bahwa rencana pengembangan layanan benar-benar memiliki dasar kebutuhan yang kuat, layak secara teknis dan finansial, serta dapat dioperasikan secara berkelanjutan. Ini merupakan langkah awal untuk membangun layanan kesehatan yang lebih terintegrasi di Kota Depok,” jelas Luqman.
Kerja sama antara IZI dan PT Persada Imani Husada sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga filantropi dan mitra profesional dalam mengembangkan program kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan adanya kajian kelayakan yang komprehensif, pembangunan Gedung Layanan Klinik Umum KURJ Hemodialisa IZI diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat di Kota Depok sekaligus memperluas kontribusi IZI dalam menghadirkan program kesehatan yang berdampak, profesional, dan berkelanjutan. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal menuju proses pengembangan fasilitas layanan kesehatan yang lebih terencana. Selanjutnya, hasil kajian feasibility study akan menjadi dasar untuk menentukan tahapan pengembangan proyek, termasuk aspek teknis pembangunan, model layanan, kebutuhan sumber daya, investasi, operasional, serta strategi keberlanjutan layanan.
[Luqman – @inisiatifzakat]




