RSP IZI Sumatera Utara Gelar Pembinaan Keislaman, Pasien dan Pendamping Belajar Praktik Ilmu Tajwid

Sumatera Utara – Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Sumatera Utara kembali menggelar pembinaan keislaman rutin pada Rabu (27/10/2026) dengan mengangkat tema “Praktik Ilmu Tajwid”. Kegiatan yang dibawakan oleh Ustadzah Zunairah ini diikuti oleh pasien dan pendamping pasien yang tengah menjalani ikhtiar pengobatan di RSUP H. Adam Malik, Kota Medan. Kajian berlangsung dengan penyampaian materi menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Tidak hanya memperoleh penjelasan teori, para peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung cara membaca Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid.

Dalam penyampaiannya, Ustadzah Zunairah menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan as-syifa, yaitu obat dan penyembuh. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa membaca dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas bacaan adalah dengan mempelajari ilmu tajwid, yakni ilmu yang membahas tata cara membaca Al-Qur’an dengan benar. Ustadzah Zunairah juga menyampaikan bahwa membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dapat membantu seseorang menikmati bacaannya dengan lebih baik. Dengan demikian, Al-Qur’an dapat semakin dihayati sebagai petunjuk kehidupan, penenang bagi seorang mukmin, serta sarana memperoleh ketenangan hati.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan makharijul huruf, yaitu tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyah. Ustadzah Zunairah memberikan contoh pelafalan setiap huruf, kemudian mengajak para peserta untuk mengikuti dan mempraktikkannya secara langsung. Untuk memperkuat pemahaman peserta, ustadzah bersama seluruh peserta kajian turut membaca empat surah yang sering dibaca dalam shalat, yaitu Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan dapat lebih memperhatikan ketepatan pelafalan huruf ketika membaca surah-surah dalam shalat maupun saat membaca Al-Qur’an sehari-hari.

Suasana kajian berlangsung dengan penuh antusias. Ustadzah Zunairah juga menyiapkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar ilmu tajwid. Hadiah berupa Al-Qur’an dengan sampul bergambar Masjidil Aqsha tersebut menambah semangat peserta untuk mengikuti materi hingga selesai. Di penghujung kegiatan, kajian ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ustadzah Zunairah. Setelah itu, para pasien dan pendamping menikmati hidangan bersama yang telah disiapkan oleh para pendamping pasien, menciptakan suasana hangat dan kebersamaan di tengah perjalanan ikhtiar pengobatan.

Melalui pembinaan keislaman rutin ini, RSP IZI Sumatera Utara berharap para pasien dan pendamping tidak hanya mendapatkan dukungan selama menjalani pengobatan, tetapi juga memperoleh penguatan spiritual melalui kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Al-Qur’an. Semoga setiap ayat yang dibaca menjadi sumber ketenangan, penguat hati, dan penyemangat dalam menjalani setiap proses ikhtiar.

[Fazliyah Nurhafshah Gultom – @inisiatifzakat_sumut]