Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

4 Tipe Keluarga, yang Manakah Keluarga Kita?

Ayu Lestari2018-07-04T08:56:08+07:00
Ayu Lestari Keluarga 0 Comments

Dalam mengarungi biduk rumah tangga, menjadi sebuah keharusan bagi pasangan suami-istri untuk tidak hanya saling menyayangi dan mengasihi, namun juga saling mengingatkan jika ada pasangannya yang berbuat kesalahan, serta saling mengajak untuk berbuat kebaikan. Setiap pasangan harus mengetahui perannya masing-masing.

Melalui kisah rumah tangga yang tertulis di dalam Al-Quran, kita dapat melihat empat jenis rumah tangga.

Sumber gambar : Google
  1. Tipe keluarga Abu Lahab

Keluarga Abu Lahab adalah tipe keluarga yang paling buruk. Pasalnya, suami dan istri, keduanya berada di dalam kemaksiatan kepada Allah. Tentunya kita pernah membaca di dalam Sirah Nabawi, bagaimana Abu Lahab menyakiti Rasulullah dan menghalangi dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah. Sementara sang istri yang dikenal dengan Ummu Jamil, dia selalu membantu Abu Lahab untuk melancar setiap aksinya. Kisah keluarga Abu Lahab diabadikan di dalam surat Al-Lahab.”Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.” (QS. Al Lahab)

 

  1. Tipe keluarga Fir’aun. Suaminya ahli maksiat, istrinya ahli taat. 

Karena kesombongannya, Fir’aun mengaku-ngaku dirinya sebagai Tuhan dan meminta agar semua orang menyembahnya. sementara sang istri yang bernama Asiyah Binti Mazahim, ia menyembunyikan fakta bahwa dirinya menyembah Tuhan Musa dan mengamalkan apa yang diajarkan oleh Musa alaihissalam.

Suatu hari tanpa sengaja Fir’aun mengetahui keimanan Asiyah, dan itu membuatnya sangat marah. Asiyah pun disiksa dengan siksaan yang berat. Dan ketika disiksa Asiyah berdo’a seperti yang tertulis di dalam surat At-Tahrim:

Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. (QS. At-Tahrim [66]: 11)

Allah mengabulkan do’a tersebut. Diperlihatkannya sebuah rumah di surga untuknya, dan terasa ringanlah siksaan yang diterimanya.

 

  1. Tipe keluarga Nabi Nuh alaihissalam. Suaminya ahli ibadah, istrinya ahli bid’ah.

Nabi Nuh senantiasa memerintahkan umatnya untuk menyembah Allah, namun umatnya itu selalu mengingkarinya.

Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. (QS. Nuh [71]: 5-7)

Namun ternyata ujian Nabi Nuh tidak hanya seruannya diingkari oleh umatnya saja, tetapi anak istrinya juga tidak mendengarkan seruan Nabi Nuh. Mereka masih menyembah berhala. Hingga akhirnya Allah mengirimkan Azab, Nabi Nuh sudah memberikan peringatan agar mereka mengikuti Nabi Nuh untuk masuk ke perahu yang dibuatnya, namun mereka tidak mau mendengarkan.

Allah berfirman:

Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya (masing-masing), maka suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): “Masuklah ke dalam jahannam bersama orang-orang yang masuk (jahannam)”.  (QS. At-Tahrim [66]: 10)

  1. Tipe keluarga Nabi Ibrahim alaihissalam dan Nabi Muhammad shalallaahu ‘alaihi wassalam. Suami dan istri keduanya adalah ahli taat, ahli ibadah, ahli tauhid, ahli sedekah, ahli shalat.

Cerminan keluarga teladan adalah keluarga Nabi Muhammad dengan khadijah, dan kisah Nabi Ibrahim dengan Siti Hajar. Bagaimana Ibunda Siti Khadijah mendukung dakwah Nabi secara total. Juga bagaimana Siti Hajar yang selalu taat dengan keputusan yang telah Allah tetapkan atasnya.

Keluarga inilah keluarga yang patut dijadikan sebagai contoh.

Itulah beberapa tipe keluarga yang ada di dalam Al-Qur’an. Termasuk yang manakah keluarga kita? (SH/RI)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BDI Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 9 Sebar Puluhan Qur’an di Kukar dan Samarinda 12 March 2026
  • Paragon Corp DC Samarinda dan IZI Kaltim Salurkan 200 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Samarinda 12 March 2026
  • Rambut Rontok Karena Kemoterapi, Tak Lunturkan Semangat Ningsih Pasien RSP IZI Jateng untuk Sembuh 12 March 2026
  • 110 Paket Buka Puasa untuk Santri dan Jamaah Musholla Disalurkan IZI Kaltim–BDI PHKT 12 March 2026
  • IZI Kaltim Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Janda Lansia dan Warga Miskin 12 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,168)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (220)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,195)
  • Keluarga (428)
  • Kesehatan (646)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (534)
  • Nuansa Keislaman (319)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (290)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,139)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (456)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025