Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Untukmu yang Suka Merahasiakan Ilmu

Ayu Lestari2018-07-12T04:19:33+07:00
Ayu Lestari Hadits of the Week 0 Comments

Dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu, orang-orang yang berilmu memiliki kedudukan atau derajat yang tinggi di sisi Allah. Hal ini sebagaimana dengan firman-Nya:

“… Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadilaah [58]: 11)

Aneh tapi nyata, tidak sedikit orang yang suka merahasiakan ilmunya. Mereka hanya mau berbagi ilmu jika mendapat keuntungan duniawi berupa bayaran tinggi. Padahal sungguh merugi orang yang merahasiakan ilmu yang dimilikinya. Berikut ini beberapa risiko yang akan dihadapi orang-orang yang suka menyembunyikan ilmu yang dimiliki:

 

  1. Siksa neraka

Orang yang merahasiakan ilmunya, kelak akan mendapatkan siksa yang pedih di neraka. Kenapa? Karena ia seolah menghalangi orang lain untuk mendapat kenikmatan ilmu yang sama dengannya.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang ditanya tentang suatu ilmu pengetahuan lalu Ia menyembunyikannya, maka pada hari kiamat kelak  Allah akan mengekangnya dengan kekang api neraka ” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi).

 

  1. Tidak mendapat pahala dari ilmu yang dimilikinya

Kebaikan itu akan menciptakan kebaikan-kebaikan yang lainnya. Dan ilmu yang disampaikan oleh ahli ilmu dapat menjadi kebaikan berantai juga yang bermanfaat tidak hanya bagi ahli ilmu, tetapi juga orang yang mengamalkannya. Sementara orang yang menyimpan ilmunya tidak akan mungkin mendapatkan kesempatan sebagaimana orang yang menyampaikan ilmunya kepada orang lain. Jadi, sangat rugi kan?

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang mengajarkan suatu ilmu, maka dia akan mendapatkan pahala dari orang-orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi sedikitpun pahala orang-orang yang mengerjakannya itu” (HR. Ibnu Majah)

 

  1. Tidak mendapat doa malaikat dan penghuni langit bumi lainnya

Ingin dido’akan oleh Allah, malaikat serta para penghuni langit dan bumi? Maka sampaikanlah ilmu yang dimiliki kepada orang lain. Sebab orang yang berilmu dan mengajarkannya kepada orang lain akan mendapatkan keistimewaan ini.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sungguh Allah, para Malaikat-Nya, serta semua penghuni langit dan bumi termasuk semut dalam lubangnya dan ikan-ikan, sungguh semuanya mendoakan kebaikan bagi orang-orang yang mengajari manusia.” (HR Tirmidzi)

 

  1. Ilmu termasuk pahala jariyah yang tidak terputus sekalipun pengajarnya sudah meninggal dunia

Ahli ilmu yang mengajarkan ilmunya kepada orang lain akan mendapatkan pahala jariyah yang tidak terputus hingga ia meninggal nanti. Bayangkan jika setiap orang yang telah sampai ilmu kepadanya kemudian melakukan kebaikan dan menyampaikan ilmunya kepada orang lain yang kemudian kembali diikuti oleh orang yang menerima apa yang disampaikannya. Berapa banyak pahala yang dapat diperoleh oleh seorang ahli ilmu yang menyampaikan ilmunya tersebut? Tidak terhingga! Jadi sangat sayang … Sekali lagi jika ahli ilmu masih merahasiakan ilmunya.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Jangan sia-siakan ilmu yang dimiliki hanya untuk diri sendiri. Tapi sampaikanlah kepada orang lain, agar ilmu yang dimiliki menjadi lebih bermanfaat dan membawa keberkahan. Semoga Allah menjauhkan kita dari ilmu yang tidak bermanfaat, yakni ilmu yang disembunyikan dan tidak dipergunakan. (SH/RI)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Kolaborasi IZI Bogor dan Teras Aman Salurkan Sembako bagi Ibu dan Anak di Wilayah Pesisir Jakarta 14 March 2026
  • Bakti Sosial Ramadan Hadirkan Kebahagiaan Bagi Anak-anak Panti Asuhan 14 March 2026
  • Didukung IZI Bogor, Program Al Iffah Berbagi Salurkan Sembako kepada 92 Warga 14 March 2026
  • IZI Bogor Selenggarakan Program Santunan Anak Yatim di Dramaga 14 March 2026
  • Hangatnya Kebersamaan Ramadan, SDIT Ar-Rabbani Bersama IZI Riau Salurkan Paket Zakat Fitrah 14 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,171)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,222)
  • Keluarga (431)
  • Kesehatan (647)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (536)
  • Nuansa Keislaman (324)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (296)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,149)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (482)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025