Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

7 Indikator Kebahagiaan Dunia

Ayu Lestari2018-07-20T02:44:46+07:00
Ayu Lestari Ayat of the Week al quran, artikel, bahagia, bahagia dunia akhirat, dunia, hadist, ibadah, islam, muslim, sukses, sunnah, surga, tausiyah 0 Comments

Bagaimana mengukur seberapa besar kebahagiaan kita hidup di dunia ini? Ternyata ada 7 indikator yang bisa dilihat.

Sumber gambar: Google

Seseorang yang memiliki kecantikan, kemewahan, kesehatan, dan kecerdasan sekalipun belum bisa disebut bahagia jika ternyata ia tak memenuhi 7 indikator ini. Oleh sebab itu, coba yuk pelajari apa saja indikator kebahagiaan dunia yang dimaksud:

 

  1. QALBUN SYAKIRUN (hati yang selalu bersyukur). 

Seseorang takkan mungkin merasa bahagia jika hatinya tak pernah merasa cukup. Sekalipun rumahnya dibangun 7 lantai seperti mall, garasi penuh mobil mewah, namun ia takkan menemukan rasa bahagia jika jatinya tidak pandai bersyukur. Belajarlah untuk merasa cukup seberapapun yang dimiliki, maka hati yang bersyukur tersebutlah yang akan melahirkan kebahagiaan.

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al Baqarah : 152)

 

  1. AL-AZWAJU SHALIHAH (pasangan hidup yang shaleh/shalehah)

Pasangan hidup cantik atau tampan memang terlihat menyenangkan, tapi kalau tidak shaleh/shalehah, malah ujung-ujungnya akan menyengsarakan. Apalagi kalau pasangan hobi berkata kasar dan mudah marah, maka rumah bisa menjadi neraka dunia. Na’udzubillah min dzalik.

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat: 49)

 

  1. AL-AULADUL ABRAR (anak yang shaleh/sholehah)

Memiliki anak yang shaleh/shalehah merupakan kebahagiaan dunia yang amat luar biasa, karena seorang anak shaleh akan senantiasa mematuhi orangtuanya, mendoakan orangtuanya, dan senantiasa melakukan amalan-amalan kebaikan, yang membuat bahagia orangtua tidak hanya di dunia melainkan juga di akhirat kelak.

 

  1. AL-BAIATU SHALIHAH (lingkungan yang kondusif untuk iman kita)

Bayangkan kalau kita hidup berdekatan dengan orang-orang yang rajin berdusta, suka mengutil, biasa berzina, astaghfirullah… tentulah hidup di dunia ini terasa menyedihkan. Bala bencana akan datang silih berganti berupa hati yang tidak tenang.

Oleh sebab itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kita untuk bergaul dengan orang-orang yang shaleh, yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah/keliru.

 

  1. AL-MALUL HALAL (harta yang halal)

Harta yang tidak halal hanya akan membawa kesengsaraan. Karena harta tersebut bisa merusak kehidupan kita, baik dalam kehidupan berkeluarga, maupun dalam pergaulan dengan masyarakat luas. Harta yang haram akan mengubah karakter seseorang menjadi penuh keburukan.

 

  1. TAFAKUH FID-DIEN (semangat untuk memahami agama).

Kebahagiaan duniawi selanjutnya bisa dirasakan ketika seseorang memiliki semangat untuk memperdalam agamanya. Sebagaimana seorang gamer hobi menelisik game favoritnya. Demikian pula seseorang yang tertarik mempelajari ilmu agama dengan semangat akan merasa bahagia manakala ia berhasil mendapat satu ilmu baru setiap harinya.

 

  1. UMUR YANG BARAKAH

Umur yang barokah sebanding lurus dengan manfaat yang diterima orang sekitar akan keberadaan dirinya. Ada orang yang sekalipun telah tinggal puluhan tahun di suatu tempat, namun tak pernah mendistribusikan manfaatnya untuk lingkungan sekitarnya, sehingga usianya berlalu begitu saja tanpa meninggalkan jejak sama sekali. Ibarat pasir yang tertiup angin hingga tak bersisa.

Sudahkah kita memenuhi 7 indikator ini? Jika belum, selama masih mendapat nikmat nafas, hendaknya kita memperbaiki diri menjadi hamba beryukur dan mendistribusikan manfaat untuk lingkungan sekitar.(SH)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Keberkahan Ramadan: Ifthor Takjil dan Sebar Qur’an Menyentuh Hati Santri Rumah Qur’an Mafati 10 March 2026
  • Peduli Para Hafiz, IZI dan Donatur Salurkan Mushaf Al-Qur’an dan Ifthor Takjil di PPIQ 2 Bogor 10 March 2026
  • Hangatnya Berbagi di Bulan Ramadan: IZI dan Yayasan An Nur Insan Pembangkitan Salurkan 120 Paket Ifthor Takjil 10 March 2026
  • Bertahan dalam Ujian, Halimah Terus Berjuang Melawan Tumor Saraf 10 March 2026
  • IZI Jawa Barat Berikan Apresiasi Guru Ngaji Lewat Program SGN 10 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,168)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (220)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,176)
  • Keluarga (428)
  • Kesehatan (642)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (282)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (532)
  • Nuansa Keislaman (314)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (287)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,135)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (440)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025