Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Takluknya Perompak dengan Kejujuran Abdul Qadir Al Jaelani

Ayu Lestari2018-09-14T04:43:13+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan 0 Comments

Abdul Qadir Al Jaelani adalah sosok yang sangat kita kagumi, sejak kecil ia dididik dan berguru pada kakeknya yang sangat memahami agama. Dengan kesungguhan Abdul qadir tidak memakan waktu lama untuk melahap semua ilmu yang diberikan kakeknya, dan saat itu pula ia memutuskan untuk pergi ke Baghdad yang pada masa itu baghdad adalah kota metropolis yang kaya akan ilmu pengetahuan.

Abdul Qadir meminta restu kepada ibundanya untuk pergi ke Baghdad, tapi ibundanya menangis melepas kepergian anaknya dan memberikan uang 40 dinar yang diletakkan di salah satu tambalan celananya tepat di bawah dubur Abdul Qadir. Tanpa menunggu lama, ketika telah dizinkan oleh ibundanya ia langsung bergabung dengan para karavan untuk berangkat ke Baghdad. Sungguh malang, ditengah perjalanan beliau dihadang oleh perompak dan mereka dibariskan, lalu ditanya satupersatu barang berharga mereka, hingga sampai giliran Abdul Qadir, para perompak tidak berharap banyak terhadap Abdul Qadir karena tampilannya yang begitu sederhana, lalu para perompak tersebut sangat ingin Abdul Qadir berlalu dihadapannya dan mengintrogasi orang selanjutnya, sesaat kemudian Abdul Qadir berkata:

“Aku mempunyai uang sebanyak 40 dinar” sahut abdul qadir muda. Merasa tidak percaya para perompak itu berpaling sembari tertawa terbahak-bahak, dengan bibir yang diselimuti senyuman yang merendahkan dan bertanya, ”dimana kamu letakkan uang tersebut…?”

Abdul Qadir, menjawab:, “ditambalan celana, dibawah dubur saya”,, para perompak itu kembali tertawa, akan tetapi mereka terhenti oleh kemantapan Abdul Qadir, lalu mereka menyerahkan Abdul Qadir kepada ketua mereka…

Sampai di dalam tenda, Abdul Qadir ditanya “dimana kamu meletakkan uangmu? dan serahkan kepada kami”.

Tanpa berfikir panjang Abdul Qadir muda langsung mengambil dan menyerahkannya, dengan penuh keheranan kepala perompak itu bertanya “mengapa kamu memberitahukan uangmu, padahal, jika kamu diam pasti kamu aman ?”

Abdul Qadir menjawab dengan penuh ketenangan”ibuku, dan agamaku tidak mengajarkanku untuk berbohong”,,, lalu, kepala perompak dan anak buahnya itu menangis sejadi-jadinya dan mengikrarkan pertobatan mereka, dan barang-barang para karavan dikembalikan.

Sebuah pelajaran yang sangat berharga dari abdul qadir muda yang sangat mengutamakan kejujuran dalam bersikap.

Seungguh islam adalah agama yang jujur dan penuh dengan kejujuran, dalam kitab riyadhushsholihin nabi beersabda: “barang siapa yang berdusta akan aku, maka dia akan duduk diatas bangku dari api neraka”. Tentu kejujuran adalah akhlaq yang begitu mulia. Nabi Muhammad diangkat menjadi Rosul atas kejujuran yang beliau terapkan pada kehidupan beliau.

Pernah suatu ketika seorang sahabat Rosulullah ingin bertobat dari kemaksiatan dan mendatangi Rosulullah untuk meminta nasehat, kemudian Rosulullah hanya menitipkan satu kata yaitu “jujur”. ketika sahabat tersebut ingin berbuat maksiat maka dia ingat jika dia ditanya oleh rosul apa yang ia kerjakan maka dia tidak bisa berbohong. Sampai akhirnya sahabat tersebut tidak berani lagi untuk berbuat maksiat.

Dalam kitab mustholahul hadits dinyatakan bahwa Rosulullah SAW bersabda: “….sesungguhnya kejujuran mengarah kepada kebaikan dan kebaikan mengarahkan kepada surga…” (HR.Bukhari).

Sudah barang tentu jika suatu amalan diawali dengan kebohongan (kecuali yang sudah di tetapkan) maka akan mebawa pelakunya kepada kesesatan yang puncaknya adalah naar yang panas. Marilah kita budayakan akhlaq yang jujur dalam keseharian kita, negeri yang penuh dengan kejujuran maka negri tersebut akan menjadi negeri yang penuh rahmat.

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • LAZ Alumni FK Unand dan IZI Sumatera Barat Jalin Kerjasama Penghimpunan dan Penyaluran Qurban Olahan untuk Masyarakat Gaza Palestina 26 May 2026
  • Lebih dari Sekadar Kendaraan, Ambulans IZI Antarkan Harapan Dadang ke Brebes 26 May 2026
  • IZI Jateng Lakukan Supervisi Monitoring Lapak Berkah PT KJG kepada Warti dan Yatin yang Tetap Konsisten Jalankan Usaha Kuliner di Teras Rumah 26 May 2026
  • IZI Jateng Laksanakan Supervisi Monitoring Aktivitas Produksi Difabel Katun Ungu Semarang untuk Mendukung Pengembangan Produk Batik 26 May 2026
  • Di Tengah Ikhtiar Menjaga Kesehatan dan Nafkahi Keluarga, IZI Jateng Lakukan Supervisi Program Lapak Berkah 26 May 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,179)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (254)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,433)
  • Keluarga (438)
  • Kesehatan (679)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (235)
  • Lain-lain (298)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (316)
  • Muda-Mudi (553)
  • Nuansa Keislaman (365)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (326)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,225)
  • Potret Donatur (113)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat

Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI Nomor 1754 Tahun 2025

Kantor Pusat

Alamat :
Jl. Raya Condet No. 27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor  :
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB

Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Tel: (021) 8778 7325
Whatsapp: 0812 1414 789
Fax: (021) 8778 7603
E-mail: [email protected]

Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya

© 2026. inisiatif Zakat Indonesia

Facebook X-twitter Youtube Instagram