Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Amil Zakat dan Kesabaran Hadapi Pandemi

dhul.ikhsan2020-04-03T09:18:42+07:00
dhul.ikhsan Potret Amil amil zakat, covid-19, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, pandemi 0 Comments

Hari-hari ini hari berat bagi para amil zakat. Selain ada kekhawatiran akan adanya wabah Covid-19, juga terbatasnya aktivitas amil untuk membantu sesama. Yang selama ini terbatas waktunya untuk berkumpul dengan keluarga, begitu era pandemi, bahkan para amil hampir 24 jam ada di rumah bersama keluarga mereka.

  • Work from Home
    Amil Zakat dan Bentuk Kesabaran Hadapi Pandemi (ilustrasi WFH)

Ada protokol social distancing, bahkan WHO menaikan levelnya hingga physical distancing yang harus dipatuhi para amil. Bagi para amil, tentu saja hikmah besarnya adalah mereka akan lebih banyak berada di rumah masing-masing.

Orang barat sana bilang selalu ada blessing in disguise di tengah musibah. Dan berkah tersembunyi dari pandemi Covid-19 bagi amil adalah, ia jadi punya banyak waktu untuk mendidik keuarganya. Segala puji hanya bagi Allah yang telah melimpahkan ujian ini dan mengubahnya menjadi sarana keberkahan. Berkah karena semua anggota keluarga bisa bersama-sama di rumah dan apalagi semua dalam kondisi sehat tak kurang sesuatupun.

Sesungguhnya kebersamaan adalah salah satu kunci keberhasilan. Dalam kebersamaan nilai-nilai edukasi seperti kesetiaan, kejujuran, terbuka, saling memahami, bertoleransi, serta mendahulukan dan peduli pada orang lain bisa diajarkan.

Dan kebersamaan ini mahal harganya, karena bagi amil, bersama keluarga terus-menerus selama berhari-hari jarang sekali terjadi. Selalu ada tuntutan tugas dari lembaganya untuk entah ke mana tugas harus bergerak dan diselesaikan. DNA amil adalah aktivis. Tak puas duduk manis menunggu sesuatu terjadi.

Kebersamaan para amil ditengah keluarganya memiliki manfaat besar bagi masa depan mental anak-anaknya. Dengan bersama-masa dalam menikmati “Work From Home” atau “Study From Home” akan saling tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing anggota keluarga.

  • Social Distancing
    Amil Zakat dan Bentuk Kesabaran Hadapi Pandemi (ilustrasi work from home)

Kebersamaan akan juga saling menguatkan. Dengan limpahan kasih sayang dan cinta dalam sebuah keluarga, akan membantu menumbuhkan rasa nyaman dan tenang. Dan bila ini yang terjadi, seberat apapun kehidupan yang dijalani akan terasa mudah.

Alam mengajarkan pada kita bahwa sebuah kebersamaan memiliki energi yang luar biasa. Sungguh, betapa kita semua tentu telah tahu bahwa betapa Allah sudah menunjukan hal ini dalam kehidupan keseharian kita.

Dalam hidup, kita tahu bila sesuatu yang tampak kecil namun karena bergerak bersama-sama hasilnya bisa sangat berbeda. Burung-burung di angkasa serta jutaan ikan yang sama yang ada di dalam lautan ketika mereka bergerak bersama, mereka akan mendapatkan kebaikan dari berkumpul dan bergabungnya mereka.

Dengan bergerak bersama-sama pula hasil akhir yang ada menjadi berbeda dengan saat mereka sendiri-sendiri.

Ujian Kesabaran

Kebersamaan sendiri sejatinya bagi amil adalah ujian. Ujian atas nilai-nilai, pemahaman dan sudut pandang dalam melihat masalah yang ada di hadapan.

  • Covid-19
    Amil Zakat dan Bentuk Kesabaran Hadapi Pandemi (ilustrasi work from home)

Hari-hari pertama bersama-sama di rumah yang luasnya tak seberapa terasa indah pada awalnya. Namun semakin bertambah hari, situasi ini tentu tak sama.

Selain konsumsi yang bertambah akibat sepanjang waktu tetap di rumah dan perlu makan, suasana hati pun bisa berubah. Anak-anak yang biasanya aktif bermain dan bersekolah, dengan tiba-tiba harus di rumah dan tak bisa kemana-mana tentu saja bukan hal mudah.

Rasa bosan dengan mudah datang, apalagi ditengah tuas-tugas sekolah dengan sistem daring yang juga tak sedikit jumlahnya. Para guru masih belum terbiasa menghadapi situasi krisis semacam ini. Banyak dari mereka terlalu bersemangat memberikan tugas sekolah, seakan situasinya normal dan hanya urusan pindah tempat semata, yang tadinya ngumpul dalam kelas, lantas bergesar menjadi lewat gadget atau laptop.

Kebersamaan adalah ujian. Bagi orang tua juga. Ia harus berlatih untuk bisa lebih sabar dan tahan banting ditengah gempuran-gempuran kebosanan dan ketidakpastian.

Situasi pandemi Covid-19 ini tak ada yang bisa memastikan akan sampai kapan, sehingga hanya ketahanan dan kesabaran sekeras baja yang mampu menahan-nya dari kemarahan atas tak jelasnya situasi saat ini.

Kebersamaan amil di tengah keluarganya tak kan memutus hubungan baik dia dengan kawan-kawan amilnya di luar sana. Dengan sejumlah tools dan perangkat yang ada, seorang amil akan tetap terhubung lewat beragam platform seperti : Whatsaapp, Instagram, Twitter, Facebok, atau lainnya.

  • Family
    Amil Zakat dan Bentuk Kesabaran Hadapi Pandemi (ilustrasi #diRumahAja)

Karena kebersamaan ini juga penting bagi amil, maka ia akan tetap mempertahankan diri untuk tetap terhubung satu sama lain. Amil sudah kadung berada dalam lingkaran gerakan zakat, sehingga keberadaan dia semakin hari semakin terikat kuat.

Ia juga telah terpatri dalam kesatuan gagasan, ide dan cita-cita bersama. Mereka memang berada di beragam lembaga, namun ide dan keinginan mereka mudah sekali untuk diprovokasi dalam bingkai sebuah kolaborasi.

Kolaborasi amil tak melulu urusan gerakan zakat yang besar dan hebat. Kadang dalam urusan kecil dan remeh-temeh pun amil tetap memerlukan kebersamaan ini. Dalam sejumlah kesempatan, para amil berkumpul tak selalu untuk aktivitas serius, mereka hadir bersama hanya untuk disatukan aroma kopi di kafe-kafe yang ada.

Para amil bak punya dua keluarga. Keluarga inti dan keluarga kedua yang isinya kadang kongkow-kongkow saja agendanya. Walau terlihat sederhana, kebersamaan ini bila kuat terjalin maka hasilnya akan menjadi berbeda. Para amil, siapapun dia, memerlukan kebaikan dari yang lainnya. Bayangkan bila yang akan berbuat baik ini besar jumlahnya dan dilakukan bersama-sama.

Kita semua tahu, bergerak bersama dalam aktivitas kebaikan akan membuat orang lain tersenyum dan bangga. Kebersamaan adalah fitrah, apalagi bagi mereka yang meyakini akan datangnya kemenangan dan kebaikan di masa yang akan datang.

“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan”. (QS. Al-Hajj (22): 77)

Kebersamaan pula, akan menghadirkan kebaikan. Sekecil apapun itu. Dalam keseharian kita, jangan pernah menyepelekan amalan-amalan yang seolah kecil.

Kata Syaikh Ali Musthafa Thonthowi : “Lakukanlah kebaikan walau engkau menganggapnya sepele, karena sesungguhnya engkau tidak tau kebaikan mana yang akan memasukkanmu kedalam surga”.

Masih kata beliau : “Kebaikan-kebaikan kecil yang meletihkan akan hilang keletihannya dan digantikan Allah dengan ketaatan. Dan kenikmatan melakukan maksiat pun akan hilang dari dalam dirinya”.

Kini, di tengah-tengah situasi harus ada di rumah dan menjalani WFH/SFH, para amil harus tetap sabar. Terus berharap dan berdoa pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan bisa kembali ke aktivitas kebaikan-kebaikan atau amal-amal sebagai amil di dunia zakat Indonesia. Mari kita mengangkat tangan setinggi-tingginya, menghambakan diri dan merendahkannya seraya memohon pada Allah agar situasi ini kembali normal.

Dibalik kerapuhan kita yang seolah terkepung di rumah, tetaplah memelihara jiwa kepedulian dengan terus mencari amalan-amalan sebagai amil untuk tetap berbagi dan membantu sesama.

Tugas-tugas keamilan masih terus kita tunaikan walau dengan tim dan teknis yang terbatas. Jangan lupa juga, adukan semua masalah yang kita hadapi hari ini kepada Allah dan jangan pernah lelah. Teruslah istiqomah dalam amal kebaikan sebagai amil dalam membantu urusan umat.

Kita juga  jangan menyepelekan amal-amal yang kecil. Amal-amal kecil yang dilakukan terus menerus sesungguhnya bisa jadi pahalanya melampaui pahala umroh. Kisah seorang wanita yang masuk syurga disebabkan memberi minum seekor anjing menunjukan betapa amal yang terlihat kecil dan sederhana bisa saja berpahala besar di sisi Allah.

Amal-amal kebaikan kita sebagai amil zakat, terutama yang dilakuan untuk membantu dan menolong banyak orang semoga akan menjadikan kita sebagai manusia yang dicintai Allah SWT. 

Dalam sebuah hadits dikatakan : “Manusia yang paling dicintai Allah taala adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Dan perbuatan yang paling dicintai Allah ta’ala adalah rasa bahagia yang engkau masukkan dalam hati seorang muslim.”

Di malam-malam yang sepi, angkatlah tanganmu dan selalu lah meminta kepada Allah agar terus bisa menolong orang lain dan membuat mereka tersenyum bahagia. Membuat orang lain tersenyum berpahala besar di sisi Allah. Apalagi membantu dan menolong urusan-urusan orang lain. Semoga.

(Nana Sudiana, Direksi IZI dan Sekjen FOZ)

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

dhul.ikhsan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025