Semarang – Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah kembali menggelar kajian keislaman rutin pada Kamis (11/6) pukul 16.00 WIB di ruang tengah RSP. Kajian yang diikuti oleh pasien dan keluarga pendamping ini mengangkat tema “Belajar Membaca Al-Qur’an Sesuai Kemampuan” dan disampaikan oleh Saudari Eka. Kegiatan diawali dengan membaca Surah Al-Fatihah serta tiga surah terakhir dalam Al-Qur’an, yaitu Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi

Dalam kajiannya, Saudari Eka mengingatkan bahwa setiap muslim perlu terus belajar Al-Qur’an tanpa harus menunggu bisa membaca dengan sempurna. “Yang penting terus melangkah, bukan harus langsung sempurna,” menjadi pesan utama yang disampaikan kepada peserta. Beliau menjelaskan bahwa seseorang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata tetap mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah SWT.
Selain membaca, memahami dan mentadaburi Al-Qur’an juga dapat dilakukan dengan membaca terjemahannya agar pesan-pesan Allah lebih mudah diresapi dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diingatkan bahwa mendampingi anggota keluarga yang sedang sakit merupakan ibadah yang mulia, sehingga membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan, meskipun hanya beberapa ayat setiap hari, dapat menjadi sumber ketenangan dan kekuatan selama menjalani proses pengobatan.

Materi yang disampaikan mendapat sambutan positif dari para penghuni RSP. Sri Anjati, salah satu penghuni yang sedang mendampingi suaminya menjalani pengobatan, mengaku sangat tersentuh dengan pesan yang disampaikan. “Iya betul, kalau sambil baca dan tahu artinya dari Al-Qur’an bikin merinding, menyentuh sekali. Saya akan mengamalkannya,” ungkapnya.
Melalui kajian keislaman ini, diharapkan semakin banyak penghuni RSP IZI Jawa Tengah yang termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan membiasakan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.