Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Bincang Bang Ries Tentang “Fundraising” Filantropi Islam

dhul.ikhsan2019-08-09T09:11:08+07:00
dhul.ikhsan Potret Amil #Bang Ries, #Filantropi Islam, #Fundrising, #InisiatifZakat, #InisiatifZakatIndonesia, zakat 0 Comments

Di bincang santai bersama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Surisman Thoyyib menjawab dengan telaten setiap pertanyaan yang diajukan mereka. Ruang Madinah, kantor pusat Inisiatif Zakat Indonesia menjadi hidup dengan gaya cerianya yang berkisah panjang membangun komunitas filantropi di Bandung.

Tim Iniziatif langsung tertarik untuk mengungkit sedikit kisah pria yang dikenal Bang Ries ini, akan pengalamannya selaku amil zakat tersebut. Persoalannya, Bang Ries terlalu sibuk hanya untuk berbicara tentang pribadinya. Mengulas profil diri bagi Bang Ries berdampak pada waktu yang panjang: di mana setiap kata akan dipertanggungjawabkan.

Bang Ries 01
Pertemuan Bang Ries dengan Perwakilan FEB UI di Ruang Madinah, kantor pusat IZI (3/7/2019)

“Saya masih belum bisa jadi figur yang pas. Karena saya malu dengan apa yang saya katakan tapi (nantinya) tidak sesuai kenyataan pribadi, gitu maksudnya,” kilah Bang Ries kepada tim Iniziatif.

Tim Iniziatif melihat ini sebagai sebuah modal di mana pembahasan menjadi seratus persen terkait metode fundraising terkini oleh lembaga zakat tempatnya bekerja.

Pria yang berdomisili di kota Bandung itu banyak melihat perubahan strategi penghimpunan dana yang dilakukan lembaga zakat antara dahulu dengan yang terkini, di mana pola konvensional bergeser kepada teknologi 4.0, yang dikuasai oleh arus digitalisasi informasi. Meski demikian, zakat memiliki karakteristiknya sendiri sehingga pola tatap muka, semacam direct selling masih memiliki kekuatannya tersendiri.

Berbicara zakat artinya berbicara tentang ketentuan agama. Bang Ries melihat lembaga zakat juga tak boleh tutup buku tentang perkembangan teknologi. Artinya bahwa secara kelembagaan mereka harus tetap mengikuti perkembangan itu, apalagi dengan munculnya isu menyongsong bonus demografi milenial di tahun 2020 nanti.

“Itu suatu berkah kan. Karena teknologinya berkembang, orang tinggal pegang ponsel semua beres. Mau jalan, mau makan, mau cari baju, mau apapun, termasuk zakat (pake aplikasi ponsel). Mau gak mau harus ikut pergeseran itu,” lanjutnya.

Milenial Indonesia merupakan lumbung uang masa depan yang atmosfernya terasa dari jauh-jauh hari. Potensi ini mengarah kepada komunitas karena ciri khas milenial itu sendiri. Oleh karenanya, IZI mulai melaksanakan strategi funding terarah kepada komunitas, dan menjadi lebih banyak metode akibat hadirnya teknologi digital ini.

Manajer Corporate Secretary IZI itu salah satu pribadi yang percaya teknologi digital akan menambah khazanah strategi marketing yang ada sebelumnya. Sama halnya dengan zakat yang tak akan lekang dimakan waktu. Zakat baginya komoditas kaum muslimin yang wajib dilaksanakan, dan tidak akan menjadikan Muzaki (pembayar zakat) bangkrut. Justru, akan menambah keberkahan dunia dan akhirat.

Zakat menggunakan tools marketing apapun akan tetap relevan. Produk zakat akan dirasakan langsung oleh kaum dhuafa. Sedangkan model bisnisnya berorientasi kepada surga yang dijanjikan Allah SWT; suatu keuntungan yang belum terasa langsung oleh pendonornya. Maka daripadanya, Trust (Kepercayaan) adalah hidup dan mati lembaga filantropi.

“Apapun strateginya, bisnisnya tetap TRUST. Kita tuh, jual kepercayaan sebenarnya. Mau pakai cara apapun, kalau gak ada trust-nya (akan jadi bencana). Tetap kan harus ada laporan. Maksudnya adalah bagaimana (transparansi) manajemen uang masuk dan uang keluar (harus bisa dipertanggungjawabkan). (DH)

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

dhul.ikhsan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025