Sahabat IZI, mendampingi anak berpuasa adalah tantangan tersendiri bagi orang tua. Apalagi jika semangat mereka dalam mengaji ikut menurun karena lemas atau kurang berenergi. 

Padahal, belajar Al-Qur’an memberi manfaat besar bagi tumbuh kembang anak. Selain memperkuat akhlak, mengaji juga melatih fokus dan meningkatkan daya ingat. 

Namun, tak jarang anak menjadi malas mengaji saat berpuasa. Rasa lapar dan kantuk bisa membuat mereka enggan membuka mushaf, bahkan mudah terdistraksi dengan hal lain. 

Lalu, bagaimana agar mereka tetap semangat? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: 

Pada akhirnya, membiasakan anak mengaji saat puasa adalah investasi kebaikan jangka panjang. Dengan pendekatan yang tepat, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang mencintai Al-Qur’an dan tetap semangat menjalankan ibadah. 

Penulis : Ayu L Mukhlis 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.