Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Dua Cara Mengelola Perselisihan

Ayu Lestari2019-02-25T05:48:12+07:00
Ayu Lestari Motivasi 0 Comments

Perselisihan merupakan hal yang biasa terjadi dalam kehidupan, tak terkecuali dalam berkeluarga. Karena –bagaimana pun- perselisihan merupakan ‘keniscayaan’. Karena tanpa perselisihan, orang tidak akan menemukan kebenaran di balik ‘kelemahan’ dan tidak akan menemukan kebenaran ‘yang sebenarnya’.

Demikianlah, rumah tangga sebenarnya dalah miniature kehidupan, pun tidak akan lepas dari yang namanya sunnatullah yaitu mengalami pasang surut. Orang beriman akan menyadari bahwa Allah akan berada di balik semua. Ada hikmah yang harus diambil sebagai pelajaran.
Resep Rasulullah saw agar perselisihan dan pertengkaran dalam keluarga tetap terkendali pada koridor yang wajar dan sunnah adalah:
“Sesungguhnya amarah itu bara dari api neraka, maka barang siapa kedapatan marah dalam keadaan berdiri, maka duduklah, jika duduk masih marah maka berbaringlah.” Dalam riwayat yang lain, berwudhulah.
Perselisihan dalam rumah tangga, antara suami istri, tidak bisa lepas dari teori klasik. Bahwa kekuatan laki-laki itu pada nalarnya. Sedangkan perempuan ada pada perasaan-perasaannya. Maka, tak heran kalau dulu ada yang ngomong bahwa ‘melawan’ perempuan itu jangan dengan nalar, tapi dengan perasaan. Sebab kalau dengan nalar, akan berbuah emosi (setan). Lain halnya kalau melalui sentuhan perasaan, sekuat apapun perasaan perempuan itu, pasti akan luluh.

Cemburu Boleh, Curiga Jangan

Cemburu yang gelap dan berulang-ulang pada sesuatu yang tidak meragukan dan terlalu sering. Cemburu mempersempit ruang gerak suami atau istri serta dapat mendekatkan pihak ketiga (dalam kehidupan rumah tangga). Dan jika jiwanya lemah dan keimanannya telah hilang, bisa jadi akan melakukan berbagai perbuatan haram.
Sebaik-baik istri adalah mereka yang menjadi pembela suaminya. Bukan malah bekerja sebagai intelijen yang selalu mencurigai dan menginterogasi saat suaminya datang atau pulang ke rumah. “Dari mana kamu? Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu terlambat? Siapa yang kamu ajak bicara? Nomor telepon siapa ini? Apa yang kamu katakan?” dan berbagai pertanyaan lain yang membuat suaminya tidak nyaman dan tertekan dalam melakukan aktivitas.
Untuk mencegahnya, maka intensitas komunikasi dan keterbukaan adalah solusinya. Biasakan selalu memberitahu istri tatkala suami pergi atau pulang terambat, demikian sebaliknya. Tanpa harus ditanya: dari mana dan kenapa terlambat? Sebab pertanyaan pendek itu tak nyaman di dengar karena sudah mengundang dan mengandung bibit kecurigaan yang akan berkembang jadi perselisihan bahkan pertengkaran ketika tidak dikelola dengan baik.

Menguatkan Amanah Cinta

Mengatasi rasa was-was pada pasangan bisa dimulai dengan merabuk kembali amanah cinta secara continue atas pasangan. Amanah tersebut sangat diperlukan, karena dapat memberi nafas bagi ruang gerak aktivitasnya, baik dalam lingkungan kerja maupun sosialnya. Terlebih, manakala keduanya sama-sama aktif sebagai pekerja, dimana tidak setiap saat bisa bertatap muka dalam intensitas waktu rutin, kecuali hanya melalui seluler.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya, kedua belah pihak saling mengenalkan kawan-kawan dekatnya. Sehingga, akan terjalin komunikasi, terbukanya pintu silaturrahim dan hilangnya saling kecurigaan.

 

(susi)
Oleh: Musbahul Huda, dalam buku “Ummi Inside, Inspirasi Ibu Cerdas untuk Ibu Cerdas”

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • IZI Salurkan Beasiswa Pelajar untuk Ajeng Syabila di Jakarta Timur 14 April 2026
  • IZI Jabar Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Ujung Berung 13 April 2026
  • Kajian Keislaman di RSP IZI Jawa Tengah, Menguatkan Istiqomah Pasca Ramadan di Bulan Syawal 13 April 2026
  • Belajar Baca Qur’an di RSP IZI Jawa Tengah, Temani Ikhtiar dengan Cahaya Al-Qur’an 13 April 2026
  • Doa dan Dzikir Bersama di RSP IZI Jawa Tengah, Kuatkan Harapan di Tengah Ikhtiar Pengobatan 13 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (231)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,340)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (656)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (216)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (549)
  • Nuansa Keislaman (353)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (313)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,206)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025