Manggarai Timur (27/8/26) – Pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB, gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Guncangan dahsyat ini bahkan dirasakan hingga ke Pulau Lombok (NTB) dan Kepulauan Selayar (Sulsel), menandakan betapa besar dampak yang ditimbulkan bencana ini bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Berdasarkan data per 27 Agustus 2026, tercatat sebanyak 176.621 jiwa mengungsi, meski angka ini sedikit menurun dari 179.037 jiwa pada hari sebelumnya seiring sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing, dengan penurunan paling signifikan terjadi di Kabupaten Sikka. Di balik angka pengungsi tersebut, tercatat pula 111 jiwa meninggal dunia, di mana 56,4% di antaranya perempuan dan 45% merupakan kelompok lansia, serta 1.672 jiwa mengalami luka-luka akibat bencana ini.

Sejak hari pertama pascagempa, Tim Respon Cepat (TRC) LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bergerak cepat menyalurkan berbagai bentuk bantuan ke wilayah terdampak. Mulai dari paket pangan, nutrisi balita, dan air minum di Manggarai Timur. Dapur umum juga terus beroperasi sejak 19 hingga 27 Agustus dengan total 2.352 penerima manfaat. Layanan kesehatan keliling dan pemberian makanan tambahan (PMT) di berbagai titik pengungsian juga menjadi sasaran bantu para penyintas.

IZI juga berkolaborasi dengan MUI dan TNI Angkatan Laut dalam pengiriman bantuan ke Maumere, serta memberikan pendampingan psikososial khususnya bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana. Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 3.015 unit dengan total penerima manfaat sebanyak 3.602 jiwa.

Meski respons cepat telah dilakukan, kebutuhan di lapangan masih terus bertambah. Suwarni selaku Tim IZI yang berada di posko pengungsian IZI gempa NTT menyampaikan bahwa di pengungsian ini masih banyak kebutuhan yang mesti dipenuhi seperti peralatan posko sampai MCK. “Bantuan yang mendesak diperlukan saat ini adalah hygene kit, bantuan pangan, obat-obatan, perlenngkapan posko seperti tenda dan selimut karena kondisi tenda saat ini tidak kondusif/proper, dan pembangunan MCK karena disini hanya menggunakan bahan seadanya.” tutur Suwarni.
Mari bergerak bersama meringankan beban saudara kita di NTT. Sekecil apapun infaq yang disalurkan melalui LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) akan sangat berarti bagi para penyintas gempa NTT. Salurkan infak terbaik Sahabat sekarang melalui Zakatpedia.com atau hubungi Tim Respon Cepat IZI di 0877-8921-2672 (Mursalin). Infak Sahabat hari ini, mudahkan langkah penyintas bencana gempa NTT menuju hidup yang lebih baik.
[SA – @inisiatifzakat]




