Padang (15/9/26) – Alhamdulillah, di hari yang penuh keberkahan ini, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) kembali menyalurkan bantuan program pendidikan untuk membantu mengangsur biaya pendidikan Yogi Ananda, yang saat ini menempuh pendidikan di tingkat akhir (kelas 3) SMA Muhammadiyah 3 Padang. Bantuan ini diterima langsung oleh ibunya, didampingi tim IZI Sumbar.

Saat ini, Yogi dihadapkan pada kondisi yang cukup berat. Tunggakan SPP Yogi hingga bulan Desember tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp6.000.000. Tanpa adanya bantuan, tunggakan yang menumpuk ini sempat mengancam kelancaran proses belajarnya, bahkan bisa menghambat Yogi untuk mengikuti ujian semester dan proses kelulusannya yang krusial. Di balik tekad Yogi untuk bersekolah, terdapat perjuangan luar biasa dari kedua orang tuanya yang serba keterbatasan. Ayahnya, Syahril (49), berjuang keras sebagai pencari barang bekas (pemulung) menggunakan becak manual. Mengingat ketiadaan modal, beliau hanya mengumpulkan barang sisa di jalanan yang baru bisa dijual seminggu sekali dengan hasil berkisar Rp300.000 hingga Rp400.000 per minggu.
Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena Syahril menderita penyakit asma kronis yang membuatnya sering sesak napas dan tidak dapat melakukan pekerjaan fisik yang berat. Baru minggu ini, penyakitnya sempat kambuh parah hingga harus dilarikan ke IGD dan menjalani rawat inap. Di sisi lain, ibunya (Ibu Yogi) dengan sabar membantu keuangan keluarga dengan menganyam sarung ketupat (dengan upah hanya Rp2.500 per 100 biji, atau rata-rata Rp7.500 hingga Rp10.000 per hari) serta sesekali menjadi ojek langganan tetangga. Dengan beban harian 5 tanggungan, termasuk 3 anak yang semuanya masih bersekolah (SD, SMP, dan SMA), pengeluaran transportasi dan uang saku harian sudah sangat menyulitkan mereka, apalagi untuk melunasi biaya sekolah Yogi yang kian membengkak.

Penyaluran bantuan pendidikan dari IZI Sumbar hari ini menjadi oase di tengah kesulitan mereka. Bantuan ini ditujukan untuk mengangsur tunggakan biaya sekolah Yogi. Dampak dari bantuan ini sangat luar biasa—sedikit meringankan beban berat yang menghimpit keluarga, serta memberikan ketenangan bagi Yogi agar ia tetap bisa fokus belajar dan mengikuti ujian semester/proses kelulusan tanpa rasa cemas akan terkendala administrasi. Meski bantuan ini sangat berarti, perjuangan Yogi belum sepenuhnya selesai. Sisa tunggakan yang cukup besar masih menjadi pekerjaan rumah bagi keluarganya yang berada dalam kategori Asnaf Miskin/Gharimin.
Mari, para sahabat, kita satukan barisan dan bergotong royong! Bersama-sama kita bantu keluarga Yogi melunasi sisa biaya pendidikannya agar impian Yogi untuk lulus dan meraih masa depan yang lebih baik tidak terputus di tengah jalan. Uluran tangan sekecil apa pun dari kita akan menjadi tumpuan harapan yang sangat besar bagi masa depan Yogi. Kami, keluarga besar IZI Sumbar, bersama Yogi dan keluarga, mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran (terima kasih yang sebesar-besarnya) kepada para donatur dan muzakki IZI yang telah bermurah hati berbagi. Semoga kebaikan, keikhlasan, dan kepedulian yang Bapak/Ibu berikan dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan yang berlipat ganda, kesehatan, serta kelapangan rezeki. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. Mari terus bentangkan kebaikan dan mudahkan urusan sesama!
[Forina – @inisiatifzakat_sumbar]




