Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Inilah Tanda Amal Shalih Diterima

Ayu Lestari2018-08-06T03:09:12+07:00
Ayu Lestari Motivasi amal, amal ibadah, amal shaleh, beramal baik, hadist, islam, keislaman, shalih, sunnah, tanda diterimanya amal 0 Comments

Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk senantiasa beramal shalih sebagai sarana untuk meraih ridha Allah dan bekal bagi kehidupan kita di akhirat kelak.

Dari Ummu Salamah ia berkata, Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wassalam berdoa seusai shalat Subuh: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.” (HR al-Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman, juz II, hlm 284).

Syarat utama agar amal seseorang diterima adalah harus beragama Islam. Karena Allah tidak akan menerima amal dari orang kafir.

Allah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.” (QS. Al-Imran: 91)

Lantas bagaimana mengetahui bahwa amal ibadah seseorang diterima Allah? Berikut tandanya:

  1. Dipermudahkan untuk beramal shalih di kemudian hari

Ulama mengatakan: “Sesungguhnya diantara alamat diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.”

Ketika amalan ibadah seseorang diterima oleh Allah, maka ia akan dimudahkan untuk beramal kebajikan lagi di kemudian hari.

IZI-ers pasti pernah mendengarkan, bahwa sebuah kebaikan akan menciptakan kebaikan-kebaikan yang lain. Hal ini berlaku bagi mereka yang beramal dan diterima oleh Allah.

Contoh lainnya adalah ketika seseorang melakukan puasa Ramadhan. Ketika Allah menerima amalannya, maka secara otomatis seorang hamba ini akan menjadi pribadi lagi meskipun Ramadhan telah berakhir. Bisa jadi hamba tersebut menjadi rajin puasa sunnah, rajin tilawah dan lainnya.

 

  1. Memperoleh balasan langsung di dunia

Allah terkadang membalas amal kebaikan seseorang secara langsung lho. Misalkan ada orang yang bersedkah dengan ikhlas, kemudian Allah memberikan balasan yang berlipat ganda kepada orang tersebut tanpa diduga, maka itu merupakan salah satu balasan amal selama di dunia. Tentu saja balasan di dunia hanyalah sebagian kecil saja, dan balasan di akhirat adalah lebih baik.

Ibnu Athaillah menyebutkan tanda penerimaan Allah dalam hikmah berikut ini: “Siapa yang memetik buah dari amalnya seketika di dunia, maka itu menunjukkan Allah menerima amalnya.”

Allah juga berfirman: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”  (QS. An-Nahl: 97)

 

  1. Dibebaskan dan kesedihan dan kekhawatiran

Syekh Ahmad Zarruq menjelaskan bahwa buah amal itu berbentuk kemaslahatan keagamaan dan kemaslahatan duniawi. Ia menyebutkan bahwa  salah satu buah amal adalah kebahagiaan hidup yang diukur dengan perasaan bebas dari kekhawatiran dan kesedihan.(Lihat Syekh Ahmad Zarruq, Syarhul Hikam, As-Syirkatul Qaumiyyah, 2010 M/1431 H, halaman 80)

 

  1. Merasa amal masih sedikit dan belum sempurna

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

“Tanda diterimanya amal shalih anda : saat hati merasa bahwa amal shalih masih hina dan kecil. Sampai orang-orang yang benar-benar mengenal Allah, selalu beristighfar setiap usai melakukan ibadah. Adalah Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bila selesai salam dari sholat, beliau beristighfar sebanyak tiga kali. Allah juga telah memerintahkan hamba-hambaNya untuk beristighfar setelah selesai melakukan ibadah haji. Allah juga memuji mereka yang beristighfar setelah melakukan sholat malam. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan taubat dan istighfar usai berwudhu.”

Itulah beberapa tanda diterimanya amal shalih. Kita memang tidak dapat dengan pasti memprediksinya apakah amalan tersebut benar-benar atau tidak. Itulah pentingnya meluruskan dan menjaga niat, agar Allah benar-benar ridho terhadap apa yang telah kita lakukan. (SH/RI)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025