Aceh Tamiang – Delapan bulan pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26 November 2025, proses pemulihan kehidupan masyarakat masih terus berlangsung. Di tengah upaya para penyintas untuk bangkit, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Kitabisa tetap menghadirkan kepedulian melalui berbagai program kemanusiaan yang menyasar wilayah terdampak, seperti Aceh Tamiang.

Salah satu bentuk ikhtiar tersebut diwujudkan melalui penyaluran berbagi daging olahan yang berasal dari amanah para donatur Kitabisa. Olahan daging ini dikemas menjadi berbagai menu siap saji, seperti abon, rendang, gulai, dan sop, sehingga lebih praktis, tahan lama, serta mudah dikonsumsi kapan saja oleh para penyintas. Program ini memberikan manfaat yang besar bagi para penyintas, khususnya keluarga yang hingga kini masih memiliki keterbatasan sarana memasak akibat dampak bencana. Dengan hanya memanaskan makanan, mereka sudah dapat menikmati hidangan bergizi dengan cita rasa khas nusantara.
Keceriaan penerima manfaat pun terlihat dari ungkapan sederhana Alif, salah seorang anak penerima manfaat. Sambil menikmati abon, ia berkata, “Enak nih, makan sama nasi putih hangat saja sudah enak sama abon itu.” Ungkapan polos tersebut menjadi gambaran bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi para penyintas.

Masyarakat Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi atas hadirnya program berbagi daging olahan ini. Selain memberikan asupan protein hewani yang dibutuhkan keluarga, produk olahan juga dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama sehingga bisa dinikmati secara bertahap tanpa khawatir cepat rusak.
Melalui program berbagi daging olahan ini, IZI bersama Kitabisa berupaya memastikan amanah para donatur dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terdampak bencana. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah donasinya melalui IZI. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan menghadirkan harapan baru bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari musibah.





