Jakarta – Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk. Untuk mendukung hal tersebut, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama PLN Enjiniring menggelar Pelatihan Digitalisasi Usaha bagi pelaku UMKM Program Lapak Berkah pada Jumat (30/10/2026) di IZI Perwakilan Jakarta.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya transformasi digital dalam menjalankan usaha. Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan pasar yang semakin dinamis, pelaku UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi dengan memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi, pemasaran, hingga pengelolaan bisnis.
Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM mendapatkan materi tentang pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Materi meliputi penggunaan Google Maps, WhatsApp Business, QRIS, dan media sosial untuk pemasaran. Peserta juga mendapatkan penjelasan tentang pentingnya logo, kemasan, dan daftar menu sebagai identitas usaha. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik dan pendampingan langsung. Peserta dapat memilih dua layanan sesuai kebutuhan usahanya, yaitu pembuatan QRIS, pendaftaran Google Maps, pembuatan akun WhatsApp Business, desain logo, desain daftar menu, serta desain spanduk atau poster promosi. Tiga fasilitator turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.

Samah, penjual gado-gado, mengaku senang usahanya menjadi lebih menarik. “Ternyata jadi bagus, ya, kalau produk jualan dibuatkan poster daftar menu. Jadi, pelanggan bisa tahu apa saja menunya dan berapa harganya,” ujar Samah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan serah terima modal usaha kepada penerima manfaat Program Lapak Berkah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM mengembangkan usaha sekaligus menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan.
Kolaborasi IZI dan PLN Enjiniring melalui Program Lapak Berkah menjadi salah satu bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM. Dengan bekal pengetahuan digital yang diperoleh, para penerima manfaat diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam aktivitas usaha sehari-hari, meningkatkan daya saing produk, serta membuka peluang pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.
[ferdiansyah/ruru – @inisiatifzakat_jakarta]





