Semarang (Juni 2026)– IZI Jawa Tengah kembali melaksanakan kegiatan supervisi dan monitoring kepada Slamet, penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Difabel Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Regional Jawa Tengah DIY. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat perkembangan usaha sekaligus memastikan pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi penerima manfaat. Alhamdulillah, saat ini Slamet dan sang istri, Erma, berada dalam keadaan sehat walafiat. Keduanya merupakan penyandang disabilitas, di mana Slamet merupakan difabel tuna daksa, sedangkan Erma mengalami polio sehingga menggunakan alat bantu jalan dalam beraktivitas sehari-hari.

Bersama sang istri, Slamet mengembangkan usaha rumahan Roti Seruni. Erma bertugas membuat aneka roti manis dan donat dengan berbagai pilihan topping, sedangkan Slamet memasarkannya secara berkeliling menggunakan sepeda ramah difabel mulai pukul 15.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Rute penjualannya cukup jauh, mulai dari sekitar tempat tinggal hingga kawasan Bundaran Bubakan, Kota Semarang. Donat dijual dengan harga Rp5.000 per buah dan menjadi salah satu produk favorit pelanggan. Dalam proses produksinya, mereka menggunakan bahan-bahan sederhana seperti tepung, telur, susu, pengembang, margarin, dan garam yang dikelola secara efisien sehingga usaha dapat terus berjalan.

Alhamdulillah, usaha Roti Seruni menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Hampir setiap hari donat yang diproduksi habis terjual. Dari produksi sekitar 1kg adonan, Slamet mampu memperoleh omzet sekitar Rp150.000 dengan laba bersih mencapai kurang lebih Rp80.000 per hari. Selain penjualan keliling, pelanggan juga mulai rutin melakukan pemesanan sehingga menambah pemasukan usaha.

Pada kegiatan supervisi dan monitoring kali ini, IZI Jawa Tengah juga memberikan edukasi kembali mengenai pentingnya menyusun laporan keuangan sederhana. Slamet didampingi untuk mulai rutin mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha agar keuangan usaha dapat dipisahkan dari keuangan pribadi. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu usaha Roti Seruni dikelola dengan lebih tertib, sehingga perkembangan usahanya dapat terus dipantau dan semakin berkelanjutan.

Perkembangan usaha yang dirasakan saat ini memberikan perubahan yang sangat berarti bagi kehidupan keluarga Slamet. Jika sebelumnya mereka masih sering meminjam uang kepada saudara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini Alhamdulillah kebutuhan keluarga dapat tercukupi dari hasil usaha Roti Seruni tanpa harus berutang. Hasil usaha juga dapat digunakan untuk membeli kembali bahan baku produksi sehingga roda usaha terus berputar. Melalui kegiatan supervisi dan monitoring ini, IZI Jawa Tengah berharap Program Pemberdayaan Ekonomi Difabel MTT Regional Jateng DIY dapat terus menjadi jalan bagi para penyandang disabilitas untuk tumbuh lebih mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.