Jakarta (12/6/26) – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menyalurkan bantuan kesehatan sebesar Rp500.000 kepada Muhammad Ridwan, seorang pelajar kelas 3 di SMP Negeri 1 Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang tengah berjuang melawan penyakit gagal ginjal kronis. Perjuangan Ridwan melawan penyakit ini dimulai sejak ia duduk di bangku kelas 5 SD. Saat itu, ia mengalami pembengkakan jantung dan menjalani pengobatan selama kurang lebih empat tahun di RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Namun pada tahun 2024, kondisi kesehatannya menurun drastis disertai tekanan darah tinggi yang kemudian berdampak pada fungsi ginjalnya hingga akhirnya didiagnosis mengalami gagal ginjal kronis.

Sejak dua tahun terakhir, Ridwan menjalani pengobatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dengan memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan. Selama menjalani pengobatan, Ridwan dan ibunya tinggal di Rumah Singgah Ismail yang berlokasi di Salemba, Jakarta Pusat. Rumah singgah tersebut menjadi tempat bernaung bagi pasien rujukan dari berbagai daerah tanpa dikenakan biaya sewa maupun batas waktu tinggal.

Saat ini, Ridwan harus menjalani pengobatan secara rutin sebanyak empat kali dalam sepekan, termasuk prosedur cuci darah dua kali seminggu setiap hari Senin dan Kamis. Selain itu, ia juga telah menjalani empat kali tindakan pemasangan alat Central Double Lumen (CDL) untuk menunjang proses hemodialisis. Meski harus berjuang menghadapi penyakit yang dideritanya, Ridwan tetap berusaha melanjutkan pendidikan. Selama masa pengobatan di Jakarta, proses belajar dan pelaksanaan ujian sekolah dilakukan secara daring agar ia tetap dapat mengikuti kegiatan akademik.

Ridwan merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Kakak perempuannya yang merupakan lulusan SMA, saat ini bekerja di sebuah toko ECO Plaza dengan penghasilan sekitar Rp3.000.000 per bulan. Sejak orang tuanya berpisah pada tahun 2022, keluarga menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat. Sebelum Ridwan sakit, sang ibu yang kini berusia 48 tahun bekerja dengan berjualan kredit lemari dan kipas angin untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan pendampingan dan pengobatan Ridwan, aktivitas usaha tersebut tidak lagi dapat dijalankan secara optimal.

Saat ini kebutuhan hidup sehari-hari keluarga banyak ditopang oleh penghasilan kakak Ridwan. Mereka tinggal bersama di sebuah rumah kontrakan di wilayah Tangerang dengan biaya sewa sebesar Rp800.000 per bulan, tidak jauh dari lokasi tempat kerja sang kakak. Melalui program bantuan kesehatan, IZI berharap dapat meringankan beban keluarga Ridwan dalam menjalani proses pengobatan yang panjang dan berkelanjutan. Ibu Ridwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur IZI yang telah membantu pengobatan anak saya. Semoga Allah membalas segala kebaikan para donatur, diberikan keberkahan, kesehatan, kelancaran rezeki, serta semoga IZI dan seluruh donaturnya semakin maju, jaya, berkah, dan barokah selamanya,” ungkapnya. IZI mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit berat agar mereka tetap memiliki harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik.