Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Kopi Pahit Seorang Amil

dhul.ikhsan2020-02-14T17:33:58+07:00
dhul.ikhsan Potret Amil #'Amil, amil zakat, inisiatif zakat, Kopi, Kopi pahit, zakat 0 Comments

“Individually, we are one drop. Together, we are an ocean”

Ryunosuke Satoro

Kopi bagi amil laksana sungai bagi ikan. Bersama kepulan nikmatnya kopi, para amil zakat berkumpul dan berbagi cerita. Tak ada pertemuan para amil tanpa kopi. Jarang sekali amil zakat penyuka teh, jus atau bahkan minuman bersoda. Semakin banyak amil bertemu, semakin banyak pula kopi terhirup dan bisa dinikmati.

Kegembiraan, kepahitan serta suka duka hidup sebagai amil seolah menyublim jadi satu dicangkir kopi. Tidak peduli pagi, siang, sore bahkan menjelang pagi, para amil tetap saja memilih kopi. Seolah kopi ini candu bagi para amil ketika ketemu. Tak bisa jauh, apalagi terlepas dari aroma kopi yang khas.

  • Kopi Pahit Seorang Amil
    “Kopi Pahit Seorang Amil” – ilustrasi (pexel)

Kepulan aroma kopi pun semakin menjadi ketika ada rapat-rapat amil bahkan kegiatan bersama. Entah apapun tema dan acaranya, kopi identik menu wajib para amil saat kerja maupun rehat sejenak. Tanpa kopi, seolah dunia sepi. Kopi seolah “kenikmatan hakiki”, bahkan derajatnya bagi beberapa amil zakat menjadi asupan utama kehidupan sehari-hari. Seakan dalam hidupnya, “gak apa-apa nggak makan, yang penting bisa ngopi”. 

Kopi bagi amil, seolah bagian tak terpisahkan. Ia juga semacam “bahasa sosial” yang menyatukan beragam usia dan perbedaan amil. Kopi digunakan kerap kali untuk memudahkan komunikasi, negosiasi, bahkan sekedar penjeda waktu saat kesibukan mencapai puncaknya.  

Kopi sendiri memang tak dipungkiri mengandung banyak kemanfaatan, sehingga pantas saja banyak sekali digemari orang-orang di pelbagai belahan dunia. Minuman kopi sendiri sudah ditemukan semenjak berabad-abad silam oleh Bangsa Arab. Kopi juga dikenal memiliki berbagai manfaat dan khasiat. Sejumlah sumber mengungkap manfaat kopi antara lain : mengurangi potensi diabetes, mengurangi kerusakan fungsi saraf, mengurangi resiko kanker, membantu pembakaran lemak, mencegah gigi berlubang, menjaga kesehatan jantung, hingga mencegah depresi.

Ketika Kopi Harus diwaspadai

Hari demi hari berlalu. Semakin tua usia para amil zakat, sejatinya ia semakin tak bersahabat dengan kentalnya kopi, apalagi kopi yang bersenyawa kuat dengan gula. Kondisi tubuh para amil tak sekuat dan sehebat saat masih muda dan penuh energi. Tubuh secara alami akan memiliki keterbatasan. Termasuk dalam hal ini, harus diakui bahwa secara perlahan tubuh para amil semakin berkurang kemampuannya untuk menerima efek dari kopi. Terlebih lagi kopi manis dengan taburan gula.

Ada baiknya para amil mulai realistis dalam mencintai dan menyukai kopi. Tokh, ada beragam cara merawat cinta agar tetap tumbuh hingga berbilang waktu. Begitupun cinta para amil pada kopi, ia tetap bisa dilakukan tanpa nafsu berlebihan dan menggebu. Rindu akan kopi, masih terus bisa diobati dengan tetap menghirup dan mencecapnya sebatas perlu. Dan yang lebih penting, fokuslah pada kopinya, bukan pada gula, susu, krimer atau yang lain.

Dunia zakat memang sering tampak diisi para senior penyuka kopi. Entah dengan alasan memang kopinya asli dan nikmat, atau membantu melestarikan hasil pemberdayaan masyarakat. Intinya, makin senior amil di ekosistem zakat, seolah makin identik dengan penyuka kopi. Amil senior adalah pemberi warna gerakan zakat, bahkan hingga ke soal minum kopi segala.  

Kini saatnya para pendahulu di gerakan zakat berani mengkampanyekan saatnya amil minum kopi pahit. Kopi yang asli tanpa pewarna, pengawet, dan juga pemanis. Bila memang pecinta kopi sejati, minum kopi pahit harus di dorong jadi kebiasaan yang perlu dilestarikan. Peminum kopi pahit, harus juga diapresiasi, sebagai orang-orang tulus yang mencintai kopi dengan apa adanya. Orang-orang yang berani berbeda dan siap menanggung risiko pahitnya kopi.

Selain kopi manis, minuman lain yang kurang sehat dan tidak mendukung spirit kebugaran amil harus pula di dorong untuk dihentikan. Amil yang fit dan bugar adalah dambaan umat. Terlepas berapapun usia amil, bila terus sehat, Insyaallah manfaatnya akan besar sekali bagi umat. Bagi pecinta kopi sejati, tidak perlu ragu, kopi masih tetap bisa diminum, bahkan beberapa kali dalam sehari, asal tidak berlebihan dan wajar menikmatinya. 

Dalam batas normal, kopi tetap memiliki beragam manfaat. Bahkan Menurut spesialis kopi, Ory Hofmekler, dia menyatakan bahwa mengonsumsi kopi hitam pahit dengan sistem yang benar, bisa membuat tubuh menjadi lebih fit dan fresh juga mewujudkan otot menjadi lebih kuat.

Sekali lagi, bagi para amil pencinta kopi, selamat hijrah dari kopi manis penuh gula, kepada kopi pahit penuh kemurnian cinta. Biarlah dunia tahu, siapa pencinta kopi sejati dan siapa yang memilih kopi hanya untuk pemuas nafsu sesaat namun penuh kepalsuan rasa.

Nana Sudiana (Sekjend FOZ & Direksi IZI)

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

dhul.ikhsan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025