Semarang – Setiap sore selepas salat Asar, suasana ruang tengah Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah dipenuhi dengan lantunan Asmaul Husna dan dzikir petang yang dibaca bersama oleh para pasien dan keluarga pendamping. Kegiatan ini merupakan agenda harian rutin yang menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk menguatkan hati di tengah proses pengobatan. Khusus setiap sebulan sekali, rangkaian kegiatan tersebut disiarkan secara langsung melalui media sosial Instagram IZI Jawa Tengah sebagai bagian dari syiar sekaligus mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para penghuni rumah singgah.

Annisa menjelaskan bahwa siaran langsung ini juga menjadi momen untuk mengenalkan kegiatan rutin Rumah Singgah kepada para penghuni baru maupun masyarakat luas. “Bagi Bapak/Ibu yang baru bergabung di Rumah Singgah, kami sampaikan bahwa setiap satu bulan sekali kegiatan Asmaul Husna dan dzikir petang disiarkan secara langsung melalui Instagram IZI Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini juga dibacakan titipan doa dari para donatur IZI untuk diaminkan bersama oleh Bapak/Ibu, kemudian ditutup dengan doa bersama. Semoga melalui kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang mengenal Rumah Singgah Pasien IZI, ikut mendoakan, dan bersama-sama menyebarkan kebaikan,” tutur Annisa.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Para penghuni bersama-sama melantunkan Asmaul Husna, dilanjutkan membaca dzikir petang. Setelah itu, salah seorang perwakilan pasien membacakan titipan doa dari para donatur IZI yang kemudian diaminkan oleh seluruh peserta. Menjelang penutupan, setiap penghuni diberikan kesempatan untuk memanjatkan doa dan harapan masing-masing sebelum kegiatan diakhiri dengan doa bersama.

Bagi penghuni Rumah Singgah Pasien IZI Jawa Tengah, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas harian, tetapi juga sarana untuk saling menguatkan melalui doa. Di tengah ikhtiar menjalani pengobatan, lantunan dzikir menghadirkan ketenangan, sementara doa-doa yang dipanjatkan menjadi pengingat bahwa setiap harapan selalu memiliki tempat untuk disampaikan kepada Allah SWT.

Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, menguatkan langkah para pasien dan keluarga pendamping dalam berikhtiar, serta mengantarkan setiap doa kepada jawaban terbaik dari-Nya.