Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Merayakan Cinta Setiap Hari

Ayu Lestari2019-02-14T10:09:55+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan istri-istri rasulullah, rumah tangga rasulullah, valentine dalam islam, valentine day 0 Comments

Tidaklah salah untuk mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang pada orang-orang yang kita sayangi karena akan membuat hubungan semakin harmonis. Namun jangan salah faham, hal ini boleh dilakukan kepada orang yang jelas-jelas belum halal atau bukan mahram kita, seperti halnya yang di lakukan muda-mudi saat ini. Merayakan cinta boleh tapi jangan sampai melanggar syari’at.

Islam itu asyik dan agama yang penuh cinta, sebab itu tidak ada momen tertentu dalam Islam untuk memperingati hari cinta dan kasih sayang. Dalam Islam merayakan cinta itu setiap hari seperti halnya yang dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Rasulullah adalah pemimpin yang sholeh, berwibawa, tegas di medan perang namun sangat lembut dan romantis terhadap istri-istri beliau. Tentulah yang beliau lakukan patut kita contoh dan terdapat ganjaran pahala dan manfaat dari setiap perbuatan yang dilakukan.

Pertama, sabar, pemaaf dan tegas

Sebagai seorang suami Rasulullah adalah lelaki idaman, dalam mempergauli istri-istrinya, beliau selalu bersikap lemah lembut, ramah, santun, suka mengalah, sabar namun tegas dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan dan keimanan. Sebagai suami, Nabi selalu berusaha memberi nafkah lahir dan batun secara baik dan halal. Bahkan, beliau menyediakan rumah untuk ditempati meskipun sangat sederhana.

Nabi  bersikap tegas dalam mendidik istri bahwa kebahagiaan hidup berumahtangga sesungguhnya tidak bisa dibangun atas kemewahan duniawi semata. Namun, harus di atas landasan keimanan yang kokoh. Selain itu, beliau juga menunjukan keteladanan kepada istri dalam mentaati perinta Allah dan Rasulullah dengan memperbanyak amal sholeh. Beliau pun menunjukan ketegasan  dan membimbing istrinya agar jangan seperti perempuan jahiliyah yang suka melanggar etika dan nilai-nilai Islam.

Kedua, senang membantu istri

Nabi melakukan perubahan besar dalam menjalankan perannya sebagai suami, yang bertolak belakang dengan pola hidup yang dijalani laki-laki jahiliyah pada masa itu. Di rumah, kalau tidak sendang beribadah beliau melakukan pekerjaan rumah tangga untuk membantu istrinya. Bahkan nabi pernah menjahit bajunya sendiri. Tidak

Tidak semua suami yang membantu pekerjaan rumah yang biasa dilakukan oleh para istri. Padahal kalau dihitung-hitung pekerjaan rumah yang dilakukan istri lebih banyak, beragam dan menjenuhkan daripada rutinitas suami yang bekerja mencari nafkah. Sebab itu, nabi faham betul dan beliau tidak sungkan membantu istri-istrinya di rumah.

Suami…meringankan pekerjaan rumah istrimu tidak membuat kemuliaan seorang suami menjadi rendah, harga dirinya menurun atau kewibawaanya menurun. Justru membantu istri akan membuat istri semakin menyayangi suami dan semakin mendekatkan hubungan lahir dan batin.

Ketiga, pengertian

Selain tegas beliau juga suami yang sangat pengeritan. Hal itu ditunjukan oleh beberapa perbuatan seperti menemani istri yang sakit, seseorang akan berada di titik terendah secara kejiwaan apabila dilanda stress dan dirundung masalah atau dalam keadaan sakit. Jika demikian, orang terdekatlah yang sangat diharapkan untuk memotivasi.

Dari Aisyah radhialahu ‘anhu “Nabi adalah oranng yang penyayang lagi lembut. Dan beliau akan menjadi orang yang sangat lembut dan paling banyak menemani istrinya ketika sedang mengadu dan sakit” (HR. Tirmidzi)

Keempat, hangat dan akrab

Nabi adalah seorang yang romantis dan lemah lembut kepada keluarganya. Beliau sering bercanda tetapi penuh adab. Beliau tidak kaku apalagi kasar terhadap istri dan keluarganya.

Kelima, sering mencium istri

Di antara hal yang dianjurkan nabi adlaah mencium isteri setiap saat meskipun sedang puasa.

Keenam, makan sepiring berdua

Sepasang suami istri yang makan sepiring berdua menunjukan betapa akarab dan harmonisnya mereka.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anhu “Pernah aku minum, sedangkan aku pada saat itu dalam keadaan haid. Kemudian aku memberikan minuman tersebut kepada Nabi (dari bejana yang sama) lalu beliau menempelkan mulutnya persis di temat bekas aku meminumnya. Pernah pula aku makan daging yang tersisa dari tulang dengan mengigitnya, sedangkan aku dalam keadaan haid. Kemudian aku memberikan daging itu kepada Nabi, lalu beliau meletakan mulutnya pada bekas mulutku” (HR. Muslim dan Bukhari).

Ketujuh, ungkapkan cinta dan panggilan sayang setiap hari

Mengungkapkan perasaan cinta terhadap istri, merupakan salah satu upaya dalam menciptakan romantisme seperti yang dilakukan Rasulullah. Sangat dianjurkan suami memanggil istri dengan nama terbaik yang disukainya. Bisa juga disampaikan panggilan sayang atau sapaan khusus yang hanya suami-istri tahu.

Sering kali Nabi memanjakan Aisyah dengan ucapan “Wahai Humayra”, selain itu, Nabi juga sering memanggil Aisyah dengan sebutan “Wahai Aisy”.

Kedelapan, mandi bersama

Berkata Aisyah “Aku mandi bersama Nabi dalam satu bejana. AKu mendahuluinya dan ia mendahuluiku (mengambil wadah) sampai-sampai ia berkata, ‘Tinggalkan untukku’. Dan aku berkata ‘Tinggalkan  untukku’”. (HR. Bukhari)

Kesembilan, saling berhias

Manusia normal terlebih suami dan istri pasti mendambakan pasangannya berpenampilan bersih, rapih dan wangi. Nabi adalah orang yang sangat menjaga ketiganya. Jika pasangan merawat dirinya dan senantiasa berpenampilan bersih, rapih dan wangi di hadapan pasangannya pastilah akan membuat pasangan selalu jatuh cinta padanya.

Sahabat, indahnya Islam dalam menjaga keteraturan dan hubungan antar suami istri. Beberapa perilaku yang dicontohkan Rasulullah patut kita jadikan teladan untuk merayakan cinta setiap hari.

(Ayu Lestari)

 

 

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Dari Harapan yang Tertunda, Kini Terwujud: Senyum Yatim Duafa Saat Memilih Baju Lebaran 19 March 2026
  • Musholla Khodimul Ummah Dapat Sentuhan Baru, Donatur IZI Hadirkan Kenyamanan Ibadah 19 March 2026
  • MTT Telkomsel dan IZI Jateng Hadirkan Sahur I’tikaf Gratis untuk Jamaah di Simpang Lima Semarang 19 March 2026
  • Bantu Ringankan Beban Hidup, IZI Salurkan Sembako untuk Warga Duafa Pamulang 19 March 2026
  • IZI Yogyakarta Menyalurkan Amanah Donatur Berupa Paket Zakat Fitrah untuk Warga di Pelosok Kulonprogo 19 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,291)
  • Keluarga (434)
  • Kesehatan (649)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (545)
  • Nuansa Keislaman (338)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (309)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,185)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (548)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025