Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Orang Tua Ajarlah Ketulusan, Ini Kiatnya

dhul.ikhsan2020-10-15T16:33:49+07:00
dhul.ikhsan Potret Amil #IZI Pusat, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, kiat kebaikan, orang tua 0 Comments

Orang tua pasti akan bangga ketika kebaikan yang dilakukannya ternyata diikuti dan diteruskan oleh anaknya. Pertanyaannya, apa saja yang perlu kita siapkan sehingga kita para orang tua meng-kaderisasi generasi peduli sosial berikutnya?

  • orang tua
    “Orang Tua Ajarlah Ketulusan, Ini Kiatnya” – Salah satu kegiatan penyaluran SIGAP IZI di Kampung Pemulung memudahkan anak-anak belajar secara daring. Dok. IZI

Nana Sudiana, Direktur Pendayagunaan IZI, yang telah 20 tahun bekerja sebagai amil zakat memiliki beberapa kiat. Begini ringkasannya,  

Pertama, didik anak peduli sesama dengan tulus oleh orang tua

Seperti analogi teko yang menyimpan air sebelum didistribusikan ke cangkir dan gelas, begitu juga tips ini mengawali. Begitu teko ini ada isinya, maka tak menunggu lama, ia akan distribusikan bagi yang memerlukan.

Nah, sesekali ajak dan biasakan anak-anak kita untuk turut berperan memberikan sesuatu kepada sesama. Baik harta benda yang kita miliki atau amanah pihak lain yang ada pada kita untuk dibagikan pada yang memerlukan.

Legacy yang kita harapkan, pada dasarnya lebih luas dari barang atau uang yang kita bisa berikan pada anak kita, namun justru yang akan mereka terima adalah nilai-nilai kemuliaan dalam kehidupan manusia. 

Kedua, libatkan mereka dalam kegiatan kita

Untuk menguatkan konsep pengasuhan dan pendidikan agar spirit kebaikan masuk ke dalam jiwa seorang anak, sejak dini perlu melibatkan anak dalam beragam kegiatan orang tua.

Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan habit yang positif bagi diri anak serta akan membentuk konsep diri yang menyatu dengan apa yang dikerjakan orang tua. Dengan begitu, tak perlu banyak nasihat dan arahan yang harus diberikan. Ccukup dengan interaksi langsung, maka transfer budaya dan keterampilan bisa secara otomatis terjadi.

Di luar itu, tentu saja masih diperlukan doa-doa yang tak putus dari kita, para orang tua untuk kebaikan dan keberhasilan hidup mereka.

Ketiga, perbanyaklah dialog dua arah

Emban orang tua mendidik kepedulian sosial anaknya tak mungkin mampu dipikul oleh generasi rebahan, yang terlalu santai hidupnya dan tanpa motivasi yang kuat untuk membantu dan berkorban bagi sesama.

Untuk menguatkan mental keturunan berikutnya, orang tua butuh memperkuat dialog dengan anak-anaknya ini. Dialog penting untuk memastikan respon dan kepahaman anak-anak dan generasi muda akan apa yang akan dikerjakan dan dilakukan di masa yang akan datang.

Memperbanyak dialog artinya menguatkan ikatan, men-transfer keinginan dan harapan secara sadar dalam bingai keyakinan yang sama bahwa masa depan itu akan lebih baik dengan kepedulian .  

Keempat , ajarkan kasih sayang sejak dini

Kasih sayang, baik terhadap anak maupun sesama manusia ibarat sebuah gelombang. Ia akan merambat dan mengalir melewati medan yang luas. Fenomena anak-anak amil yang bermasalah bila kita dalami ternyata masalahnya mereka kurang perhatian dan kasih sayang.

Walau generasi hari ini secara  fisik lebih baik, didukung dengan kemajuan ekonomi dan peningkatan taraf hidup yang semakin baik, nyatanya dari sisi mental, belum tentu hal ini lebih baik.

Di saat seperti inilah orang tua tetap harus memperhatikan anak-anaknya dengan baik dan terus memastikan agar mereka secara masuliyah mentalnya sehat, kuat dan tabah serta berada dalam lingkup kedisplinan dan keyakinan yang baik akan masa depan.

Kelima, pastikan mereka paham sebelum menjadi sesuatu

Menyiapkan mental anak terlebih dahulu penting sebelum memberikan nasehat atau mengajarkan sesuatu. Hal ini penting agar ada kesiapan mendasar dari seorang anak terhadap ilmu, pengetahuan dan keterampilan yang akan diajarkan. Inilah yang disebut persiapan pemahaman sebelum ilmu.

Imam Syafii berkata: “Siapa yang masa mudanya tidak digunakan menuntut ilmu, maka dia akan merasakan kehinaan sepanjang hidupnya”.

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

dhul.ikhsan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • IZI Salurkan Bantuan Beasiswa untuk Siswa SMP di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 17 April 2026
  • RSP IZI Hadirkan Pelatihan Pembuatan Soft Cookies bagi Penghuni Rumah Singgah 17 April 2026
  • Sekolah Pendamping RSP IZI Hadirkan Penguatan di Tengah Ujian Sakit 16 April 2026
  • Air yang Dinanti Akhirnya Mengalir: Senyum Bahagia SD PAB 23 Patumbak II Sambut Sumur Bor dari IZI 16 April 2026
  • IZI Salurkan Beasiswa Pelajar untuk Ajeng Syabila di Jakarta Timur 14 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (231)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,344)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (657)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (217)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (549)
  • Nuansa Keislaman (353)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (315)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,207)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025