Jakarta – Salah satu penerima manfaat Beasiswa Rumah Inisiatif IZI, Muhammad Zigan Alsofi, turut berkontribusi dalam Program BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) tahun 2024. Program yang didanai pemerintah melalui skema penelitian dan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan inovasi pemanfaatan tongkol jagung dalam mendukung ekonomi sirkular dan peningkatan kesejahteraan petani.
Kegiatan penelitian dan pengabdian dilaksanakan di Lombok Timur pada tanggal 1–3 Agustus 2024 dan dilanjutkan pada 4–7 Oktober 2024. Dalam program tersebut, Zigan terlibat dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari penyusunan proposal, pengumpulan data lapangan, hingga penyusunan luaran penelitian. Sebagai bagian dari tim riset, Zigan berperan sebagai enumerator dalam pengumpulan data terhadap 50 petani jagung. Ia juga berkontribusi dalam penyusunan instrumen penelitian berupa formulir pre-test dan post-test, melakukan notulensi pada berbagai pertemuan bersama pemangku kepentingan, serta terlibat aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan Kementerian Pertanian dan petani lokal di Lombok Timur.

Kontribusi Zigan bersama tim menghasilkan berbagai luaran yang bermanfaat. Salah satunya adalah artikel ilmiah berjudul “Potensi dan Pemanfaatan Tongkol Jagung dalam Ekonomi Sirkular” yang diterbitkan pada rubrik Iqtishadia Republika pada 23 Juli 2024. Selain itu, tim juga menghasilkan skema inovasi Rumah Jagung sebagai model pengembangan ekonomi sirkular berbasis komoditas jagung serta memperoleh pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas karya yang dihasilkan.
Zigan mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, terutama dalam memahami kondisi petani secara langsung dan menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat “Melalui program ini, saya belajar bahwa penelitian tidak hanya menghasilkan data dan publikasi, tetapi juga harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Pengalaman berinteraksi langsung dengan petani dan berbagai pemangku kepentingan memperluas wawasan saya tentang pentingnya kolaborasi dalam menciptakan inovasi yang berdampak,” ujar Zigan.
Keterlibatan dalam program riset nasional ini menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan penelitian, komunikasi dengan masyarakat, serta kolaborasi bersama berbagai pihak. Pengalaman tersebut juga menunjukkan bahwa penerima manfaat Beasiswa Rumah Inisiatif IZI mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Diharapkan pengalaman dan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi penerima manfaat lainnya untuk terus aktif berkarya, berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa.