Penerima Manfaat IZI Program PEU KUA Kramat Jati Dibekali Pengetahuan dan Praktik Pemasaran Digital
Jakarta – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sudah saatnya naik level dalam hal pemasaran produknya. Dengan naik level pemasarannya, maka akan naik pula omset penjualan. Sudah waktunya juga pelaku UMKM melek digital dalam menjalankan usahanya. Sebanyak 10 orang pelaku UMKM yang merupakan penerima manfaat program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) KUA Kramat Jati mengikuti pelatihan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (12/04/2026), dan pelatihan kali ini berfokus pada bagaimana pembuatan konten pemasaran menggunakan fitur AI.
Sebelumnya, para pelaku UMKM perlu melakukan riset pasar. Melalui riset pasar, pelaku usaha bisa mempelajari mengenai karakter pembeli yang cocok dengan produk yang dijual. Riset pasar memberi pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang target pasar yang cocok untuk produk atau jasa yang ditawarkan. Riset pasar dapat membantu untuk mengidentifikasi berbagai peluang bisnis.

Kecerdasan buatan akan membantu pelaku usaha mencari pelanggan dengan cara, pada tahap awal, mengumpulkan data yang ada dan yang kita berikan. Kemudian, AI akan menganalisis data yang ada dan merangkum hasil analisis tersebut menjadi wawasan yang berguna. Selanjutnya, AI akan membuat ide konten yang nantinya akan dirangkum menjadi perencanaan konten dalam strategi pemasaran. Pada pelatihan kali ini, jenis AI yang digunakan adalah ChatGPT. Sebelum menggunakan ChatGPT, para peserta diminta untuk membuat data awal sebagai bahan untuk memulai kerja ChatGPT. Data awal yang diminta di antaranya adalah informasi keunggulan dari produk, manfaat fungsional produk, manfaat emosional produk, dan kata kunci yang relevan dengan jenis usaha yang dijalankan.
Peserta pelatihan menuliskan perintah untuk ChatGPT agar memunculkan ide-ide konten pemasaran selama 1 pekan. Dari ide-ide konten yang muncul itu, bisa dikonversi menjadi bentuk gambar dan caption. AI dapat membantu untuk menghasilkan ide caption yang relevan dan menarik sesuai target audiens. Caption dirancang untuk memperkuat branding dan menjangkau audiens secara lebih efektif. Tentunya, caption yang menarik harus diimbangi dengan konten gambar yang bagus.
Tidak membutuhkan waktu lama, peserta dapat memahami cara kerja ChatGPT dan sudah dapat menghasilkan konten gambar dan caption untuk kebutuhan pemasaran. Selesai pelatihan, peserta menerima bantuan modal usaha yang diberikan secara rutin setiap pertemuan. Semoga bantuan modal usaha dapat mengembangkan usaha masing-masing, dan pelatihan pemasaran digital ini diharapkan agar pelaku UMKM dapat merancang strategi pemasaran produk secara efisien dan efektif.
[frd/izi]
