Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Penyebab Hati Menjadi Keras

Ayu Lestari2018-07-26T09:24:00+07:00
Ayu Lestari Ayat of the Week al quran, dosa, hadist, hati kotor, hati yang bersih, islam, keislaman, keras hati, pembersih hati, penyebab hati kotor, sunnah 0 Comments

“Kemudian setelah itu hati kalian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi” (QS. Al-Baqarah: 74)

Astaghfirullah, ada orang-orang yang hatinya keras seperti batu. Tidak bisa menerima nasihat orang lain, tidak bisa merasakan empati atau penderitaan orang lain, tidak bisa melihat kesalahan pada dirinya sendiri, dan senantiasa merasa dirinya adalah orang-orang yang terpilih di dunia ini.

Jangan sampai kita termasuk yang berhati keras membatu. Berikut beberapa penyebab hati menjadi keras:

 

  1. Tidak menerima Islam dan tidak mengingat Allah

Yahudi dan Nasrani, dulu sudah mengetahui tanda-tanda kehadiran Rasulullah yang sudah tertulis di dalam kitab Inji dan Taurat. Namun karena kesombongannya itu mereka menolak apa yang sudah mereka ketahui. Begitu pula dengan kaum Quraisy. Mereka menolak apa yang disampaikan oleh Rasulullah meskipun mereka sebenarnya mengetahui ada kebaikan dari apa yang disampaikan oleh Rasulullah.

Karena kesombongan mereka untuk menerima Islam, akhirnya membuat hati mereka mengeras. Padahal sikap mereka ini hanya akan mendatangkan kecelakaan bagi diri mereka sendiri.

Allah berfirman: “Maka apakah orang-orang yang dibukakan oleh Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Rabb-nya (sama dengan orang yang hatinya keras)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang hatinya keras untuk mengingat Allâh. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Az-Zumar:22)

Tidak hanya kaum Kafir, bahkan yang beragama Islam pun bisa mengeras hatinya jika tidak menjalankan ajaran Islam. Apalah gunanya mengaku sebagai seorang muslim kalau kelakuan yang ditampakkan justru jauh dari nilai Islam itu sendiri.

2. Melanggar janji

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa Yahudi mengingkari apa yang sudah dituliskan di dalam Taurat dan mereka merubah tentang ciri-ciri Rasulullah yang disebutkan pula di dalam kitab mereka. Sangat sedikit sekali dari mereka yang mau memeluk Islam. Karena perbuatan mereka ini, kemudian Allah mengeraskan hati mereka pula.  Kisah Bani Israel ini disebutkan dalam firman Allah:

“Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air di dalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.”

Demikian pula orang-orang yang telah memeluk Islam namun hobi melanggar janji dan mengkhianati amanah, maka sangat mungkin hatinya akan mengeras membatu.

“(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka mengubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS.Al-Ma’idah:12-13)

3. Berbuat dosa dan maksiat

Setiap manusia memang tidak akan luput dari berbuat dosa. Dan dosa yang dilakukan secara terus-menerus ternyata juga dapat mengeraskan hati.

“Sesungguhnya seorang Mukmin jika melakukan dosa, maka akan ada bintik hitam di hatinya. Jika dia bertaubat dan berhenti (dari dosa tersebut) serta memohon ampunan, maka hatinya akan mengkilap. Apabila dia terus melakukan dosa, maka bertambah pula noktah hitam itu. Itu adalah ar-rân (penutup) yang disebutkan oleh Allah di kitab-Nya: ‘Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al-Muthaffifîn:14)


4. Lalai

Lalai terhadap apa-apa yang diperintahkan dan dilarang Allah juga dapat menyebabkan hati menjadi keras. Padahal manusia sudah diberikan akal pikiran oleh Allah agar dapat digunakan untuk memahami ajaran Islam yang telah disampaikan.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang-binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf:179)

Sungguh mengerikan balasan yang akan diperoleh orang-orang yang hatinya mengeras. Oleh sebab itu, marik kita hindari hal-hal yang dapat menyebabkan hati kita menjadi keras. Sebab kita tak akan mampu untuk menerima pedihnya siksa dunia, apalagi siksa di neraka. (SH/RI)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • IZI Jateng Dampingi Perjuangan Difabel Tangguh Lewat Supervisi Monitoring Usaha Roti Seruni Binaan MTT Jateng-DIY 8 April 2026
  • Tak Berhenti di Ramadan, IZI Jateng Kuatkan Istiqomah Ibadah Lewat Pendampingan Keislaman Gerobak Cahaya YBM PLN UP2B Jateng DIY 8 April 2026
  • Beragam Kondisi Usaha Berjualan Selama Ramadan, IZI Jateng Terus Dampingi Penerima Manfaat Gerobak Cahaya YBM PLN UP2B Jateng DIY 8 April 2026
  • Istiqomah Setelah Ramadan, IZI Jateng Gelar Pendampingan Keislaman Penerima Manfaat Lapak Cahaya Laz Annur PT PLN Indonesia Power UBP Semarang 7 April 2026
  • Dukung Proses Pemulihan, RSP IZI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Rutin Bersama BSI Maslahat 7 April 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (228)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,330)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (653)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (214)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (548)
  • Nuansa Keislaman (349)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,205)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (579)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025