Jakarta (25/6) – PLN Enjiniring bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) resmi meluncurkan Program Lapak Berkah, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini menghadirkan pendampingan usaha secara komprehensif melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, pemberian modal, serta dukungan sarana dan prasarana usaha.

Program Lapak Berkah dilaksanakan dalam satu periode pendampingan selama enam bulan dengan tujuan meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat kemandirian ekonomi, serta mendorong keberlanjutan usaha para penerima manfaat. Kegiatan peluncuran program dihadiri oleh Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Wildhan Dewayana, Direktur Keuangan PLN Enjiniring Martono, serta Ketua Rohis PLN Enjiniring Rizal Agung.

Dalam sambutannya, Chairani Rachmatullah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, Lapak Berkah merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Program ini merupakan kegiatan yang sangat mulia karena bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga wujud nyata kepedulian PLN Enjiniring dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemandirian masyarakat. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat maupun lingkungan di sekitarnya,” ujar Chairani.

Sementara itu, Wildhan Dewayana menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun spiritual. “Alhamdulillah, dana zakat dapat menjadi instrumen yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat untuk meningkatkan aspek kehidupan dan spiritual. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Enjiniring atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin dalam program ini,” ungkap Wildhan. Ia juga menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh karyawan PLN Enjiniring yang telah menunaikan zakat melalui program tersebut. “Semoga dana zakat yang telah ditunaikan dicatat oleh Allah SWT sebagai amal kebaikan. Semoga harta yang masih dimiliki menjadi berkah, dilapangkan rezekinya, diberikan kesehatan, kesuksesan, serta kebahagiaan di dunia dan akhirat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wildhan menjelaskan bahwa saat ini masyarakat tidak hanya melihat besaran zakat yang ditunaikan, tetapi juga dampak yang dihasilkan dari setiap rupiah zakat yang disalurkan. “Tantangan kita saat ini bukan hanya berbicara tentang berapa besar zakat yang dihimpun, tetapi bagaimana zakat tersebut mampu memberikan dampak yang nyata. Program Lapak Berkah menjadi salah satu ikhtiar untuk menunjukkan bahwa zakat dapat mengubah mustahik menjadi muzaki. Karena itu, program ini perlu kita kawal bersama melalui kolaborasi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan launching diawali dengan sambutan para direktur, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya program, dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat, serta sesi foto bersama. Sebanyak 11 pelaku UMKM menerima manfaat dari Program Lapak Berkah. Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Samah, seorang penjual gado-gado yang berharap program ini dapat membantu mengembangkan usahanya.

Mewakili para penerima manfaat, Samah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN Enjiniring dan IZI atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan modal dan pendampingan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berusaha dan meningkatkan penghasilan keluarga. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dan pihak yang telah mendukung program ini,” tutur Samah. Melalui Program Lapak Berkah, PLN Enjiniring dan IZI berharap para pelaku UMKM binaan dapat semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi diri, keluarga, dan masyarakat sekitar.