Sebatik Timur – Di balik hamparan laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, masih banyak keluarga nelayan prasejahtera yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), akses terhadap berbagai layanan dan bantuan belum semudah di daerah perkotaan. Karena itu, kehadiran program qurban olahan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat setempat.

Sebagai wujud komitmen menghadirkan manfaat hingga ke pelosok negeri, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kalimantan Utara menyalurkan qurban olahan kepada masyarakat di Kecamatan Sebatik Timur. Produk qurban olahan dipilih agar lebih praktis, tahan lama, serta mudah didistribusikan ke wilayah dengan akses yang menantang.

Proses penyaluran dipastikan berjalan tepat sasaran dengan hadirnya langsung Kabid. Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat IZI Kalimantan Utara, Anto. Ia meninjau langsung proses distribusi sekaligus menyapa para penerima manfaat. “Program ini merupakan ikhtiar kami untuk memastikan amanah mudhohi dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang tinggal di wilayah 3T. Kami berharap qurban olahan ini tidak hanya menjadi bantuan pangan, tetapi juga membawa kebahagiaan serta menguatkan rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Anto.

Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan IZI kepada masyarakat pesisir. Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., menilai program tersebut sangat membantu warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada IZI yang telah menyalurkan program Qurban Olahan kepada masyarakan Sebatik Timur, semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk IZI,” ungkap Zainal.

Kebahagiaan juga terpancar dari wajah para penerima manfaat. Salah satunya Kurniati, yang mengaku bersyukur dapat menerima qurban olahan dari IZI. “Alhamdulillah, Terima kasih kepada IZI yang telah memberikan abon , gulai dan rendang, Semoga berkah dan mendapat pahala. Aamiin,” tutur Kurniati. Melalui penyaluran qurban olahan di wilayah 3T, IZI Kalimantan Utara kembali menegaskan bahwa semangat berqurban tidak mengenal batas geografis. Amanah dari para mudhohi terus diupayakan menjangkau mereka yang paling membutuhkan, termasuk masyarakat di pesisir perbatasan Indonesia, agar manfaat qurban dapat dirasakan secara lebih luas, merata, dan penuh keberkahan.