Padang (8/7/26) – Senyum bahagia terpancar dari wajah anak yatim dan duafa yang mengikuti Program Khitan Massal yang diselenggarakan oleh Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat. Bagi sebagian keluarga, hari itu bukan sekadar pelaksanaan khitan, tetapi menjadi momen yang telah lama dinantikan karena keterbatasan ekonomi yang selama ini menghambat mereka untuk memenuhi salah satu syariat Islam.
Sebagai program rutin yang dilaksanakan setiap masa libur semester, Khitan Massal Yatim dan Duafa menjadi wujud nyata komitmen IZI Sumatera Barat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga mereka. Berkat amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para donatur, seluruh peserta memperoleh layanan khitan secara gratis, didampingi tenaga medis profesional, serta menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang.

Kepala Perwakilan IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur, S.E., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu ikhtiar IZI untuk terus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Khitan massal merupakan program yang rutin kami laksanakan setiap libur semester. Alhamdulillah, melalui amanah zakat, infak, dan sedekah dari para donatur, kami dapat membantu anak-anak yatim dan duafa memperoleh layanan khitan secara gratis. Semoga setiap kebaikan yang telah dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dan semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan kepada seluruh donatur, mitra, relawan, tenaga medis, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini,” ujar Abdul.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Lurah Seberang Padang, Dyah Rachmadhini, S.Pd., yang menilai bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan syariat Islam. “Kami mengucapkan terima kasih kepada IZI Sumatera Barat beserta seluruh donatur dan mitra yang telah menghadirkan program khitan massal ini. Program ini bukan hanya membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yatim dan duafa, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam melaksanakan salah satu syariat Islam. Kepada seluruh anak-anak penerima manfaat, jangan takut untuk dikhitan. InsyaAllah prosesnya berjalan dengan baik. Semoga seluruh peserta segera diberikan kesembuhan, tumbuh menjadi anak yang sehat, saleh, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dyah.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh para orang tua. Salah seorang penerima manfaat, Meri, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada IZI Sumatera Barat beserta seluruh donatur yang telah mengadakan program khitan gratis ini. Program ini sangat membantu kami karena biaya khitan cukup besar bagi keluarga kami. Pelayanannya juga sangat baik, tenaga medisnya ramah, sehingga anak kami merasa lebih tenang. Semoga IZI Sumatera Barat semakin maju, para donatur diberikan rezeki yang berlimpah, kesehatan, dan keberkahan, sehingga program seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkap Meri.
Program Khitan Massal Yatim dan Duafa bukan sekadar layanan kesehatan gratis. Di balik setiap proses khitan, tersimpan harapan orang tua, senyum anak-anak, serta amanah para donatur yang diwujudkan menjadi manfaat nyata. Program ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. IZI Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, tenaga medis, relawan, Pemerintah Kelurahan Seberang Padang, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Program Khitan Massal Yatim dan Duafa. Semoga setiap amanah yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Oleh: Sinthiya Adela Fitri