Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Seorang Laki-laki Cacat dan Miskin yang Bersedekah

Ayu Lestari2018-05-04T07:13:31+07:00
Ayu Lestari Motivasi 0 Comments

Untuk sekadar berjalan pun ia kesulitan, tungkai kakinya terlalu kecil dan lemah untuk menopang tubuhnya, sehingga ia harus berjalan menggunakan kedua tangannya yang beralaskan sandal. Bajunya kumal, di punggungnya terdapat sejenis tas ransel kecil yang salah satu talinya membelit sebelah tungkai kakinya.

Perlahan laki-laki cacat itu merangkak ke tempat penerimaan donasi, panitia relawan yang melihatnya hampir saja mengusirnya karena mengira ia seorang peminta-minta. Namun alangkah terkejutnya semua orang di tempat itu, ketika laki-laki tersebut mengatakan, “Saya ingin menyumbang.”

Para petugas amal yang memang bertugas mengumpulkan donasi saat itu berusaha membantunya, namun ia ingin melakukan sendiri, memasukkan uang ke dalam kotak amal yang tingginya bahkan melebihi ukuran tubuhnya. Jumlah sumbangannya memang tidak seberapa, namun upayanya tersebut membuat haru siapapun yang menyaksikan.

Laki-laki itu cacat, miskin secara kasat mata, namun hatinya begitu kaya karena dalam kondisi kekurangan seperti itu pun ia masih ingin berbagi pada sesamanya.

Peristiwa tersebut terjadi di Negeri Cina, namun kita tetap dapat memetik ibrohnya bukan? Yakni tak perlu menunggu kaya raya untuk Bersedekah.

Bahkan Rasulullah Shalallaahu ‘alaihissalam menyatakan bahwa seseorang yang miskin bisa memiliki pahala sedekah yang melampaui pahala sedekah para orang kaya. Aneh ya? Bagaimana bisa demikian? Berikut ini Hadits lengkapnya:

“Sedekah satu dirham bisa melampaui 100 ribu dirham.” Orang-orang bertanya, “Bagaimana bisa?” Rasulullah menjawab, “Seseorang hanya memiliki dua dirham lalu menyedekahkan satu dirham, sedang orang yang lain memiliki harta melimpah lalu mengambil sejumput hartanya senilai 100 ribu dirham, lalu ia bersedekah dengannya. “(HR. an Nasa’i).

Hadits di atas menunjukkan bahwa bersedekah dalam jumlah kecil bukanlah masalah, dan bersedekah dalam jumlah besar bukanlah hal yang patut dibanggakan. Karena nominal sedekah kita dihitung dari persentase harta yang kita miliki.

Jika kita hanya memiliki uang seratus ribu Rupiah namun mengeluarkan sedekah sejumlah lima puluh ribu Rupiah, maka hal ini lebih besar pahalanya daripada seseorang yang bersedekah sepuluh juta Rupiah padahal memiliki harta sebanyak dua puluh Miliar Rupiah.

Dalam Hadits lain dijelaskan bahwa sedekah paling utama adalah sedekah yang dikeluarkan di saat susah. Yakni di saat seseorang sangat memerlukan uang, namun ia malah bersedia berbagi.

Dari Abu Hurairah dan ‘Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau,

“Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An Nasa’i no. 2526. Hadits ini shahih)

Bukan berarti kita memaksakan diri untuk bersedekah padahal diri sendiri memerlukan. Ini seperti lilin yang terbakar demi menerangi sekitarnya. Islam tidak mengajarkan demikian, kita diminta bersedekah di luar kebutuhan pokok. Artinya, kita perlu mencukupi kebutuhan pokok diri sendiri dan keluarga terlebih dulu.

“Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ” Yang lebih dari keperluan.” (QS. Al Baqarah: 219).

Namun, berkaca dari apa yang dilakukan oleh laki-laki cacat dan Miskin di awal tulisan ini, yang tetap memberi sumbangan sekalipun kondisinya sendiri masih kekurangan, ini memperlihatkan hati yang kaya sehingga merasa cukup dengan apa yang dimiliki, ia bersedia berbagi sekalipun harta yang dipunya tidaklah banyak.

Sobat, apakah kita tidak malu jika jumlah saldo tabungan di bank begitu besar, namun saldo tabungan akhirat kita begitu sedikit hampir-hampir nol? Semoga kisah laki-laki cacat dan miskin yang bersedekah ini bisa mengetuk hati kita untuk mau turut berbagi. (SH)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Dari Jalanan hingga Kampus, 435 Paket Takjil Disalurkan IZI Bogor Selama Ramadan 17 March 2026
  • IZI dan PT Bank Panin Dubai Syariah Bantu Pelunasan Tunggakan Sekolah Siswa Duafa di Duren Sawit 17 March 2026
  • Tebar Berkah Ramadan, IZI dan YBM PLN UPT Cawang Salurkan Paket Ifthor untuk Santri dan Mualaf di Ranca Bungur 17 March 2026
  • IZI Goes to School: Edukasi dan Salurkan Zakat Fitrah untuk Siswa Yatim dan Duafa SDN Utan Kayu Selatan 17 March 2026
  • Secercah Harapan di Kampung Bojongsari: IZI dan BDI Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran 17 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,255)
  • Keluarga (433)
  • Kesehatan (648)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (541)
  • Nuansa Keislaman (329)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (307)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,164)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (513)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025