Sosialisasi Pemilahan Sampah di Rumah Singgah Pasien IZI Jakarta
Jakarta (22/5/26 — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bersama Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Jakarta 1 (Kramat), beserta jajaran pengurus lingkungan setempat menggelar kegiatan sosialisasi pemilahan sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat. Kegiatan sosialisasi pemilahan sampah ini dihadiri oleh Junita Sri Haryani selaku Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Senen, Eva Hanifah selaku Sekretaris Kelurahan Kenari, Efrida selaku Ketua RW 01, Tri P. Sudewo selaku Ketua RT 001, Rofine selaku Ketua RT 006 serta jajaran pengurus lingkungan setempat dan warga yang tinggal di sekitar RSP IZI Jakarta. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

Nadya selaku pengisi materi sekaligus petugas Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Senen menjelaskan secara rinci mengenai perbedaan sampah organik, anorganik, residu dan B3 rumah tangga, cara pengelolaan sampah yang benar, hingga pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bernilai guna kepada para peserta yang hadir. Setelah itu juga ada kegiatan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif satu sama lain.
Rumah Singgah Pasien IZI yang setiap harinya menampung banyak penghuni dan aktivitas dapur menjadi salah satu lokasi yang sangat tepat untuk penerapan program pemilahan sampah. Melalui kegiatan ini, para penghuni rumah singgah diajak memahami bahwa sampah dapur seperti sisa makanan, sayuran, dan daun-daunan dapat diolah kembali menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Terlebih, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menghadapi tantangan besar terkait kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang diperkirakan pada tahun 2027 sudah semakin sulit menampung volume sampah dari Jakarta. Melalui program ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berharap masyarakat dapat mulai membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya, mengurangi sampah yang dibuang ke TPST, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, dengan adanya sosialisasi seperti ini, kami jadi semakin paham mengenai pentingnya pemilahan sampah, yang tentunya hal ini akan berdampak baik untuk alam dan lingkungan sekitar.” Ujar Uun, pasien RSP IZI Jakarta asal Batam yang mengikuti acara. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat gotong royong. Warga, penghuni Rumah Singgah Pasien IZI, serta pengurus lingkungan berharap program edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat di tengah masyarakat.
