Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Tata Cara I’tikaf di Masjid agar Mendapatkan Pahala Lailatul Qadr 

Syamil Abyan2025-03-25T10:40:32+07:00
Syamil Abyan Edukasi dan Inspirasi Islami, Motivasi, Ramadhan Artikel Edukasi, Edukasi islami, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Sahabat IZI, Ramadhan sebentar lagi mencapai puncaknya. Sepuluh malam terakhir menjadi momen yang paling istimewa. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadr. 

I’tikaf menjadi salah satu cara terbaik untuk meraih keberkahan malam tersebut. Rasulullah SAW senantiasa melakukan I’tikaf di sepuluh malam terakhir sepanjang hidupnya. Ini adalah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah, dan meraih ampunan-Nya sebagaimana diriwayatkan dalam hadist Aidyah RA:

Biasanya (Nabi sallallahu’alaihi wa sallam) beri’tikaf pada sepuluh malam akhir Ramadan sampai Allah wafatkan. Kemudian istri-istrinya beri’tikaf setelah itu.” (HR Bukhari 2026 dan Muslim 1172) 

Keutamaan I’tikaf sangat besar. Bagi siapa yang menjalankannya dengan niat yang ikhlas, Allah akan memberikan pahala yang berlimpah. Rasulullah bersabda:

 “Barang siapa yang berI’tikaf satu hari karena mencari keridhaan Allah, maka Allah akan menjauhkan dia dari neraka sejauh tiga parit, setiap parit lebih jauh dari jarak antara timur dan barat” (HR Thabrani 5566 dan Baihaqi 8706).  

I’tikaf juga menjadi sarana untuk memperoleh ketenangan hati, menjauhkan diri dari kesibukan dunia, dan lebih fokus pada ibadah. 

Tata Cara dan Panduan I’tikaf 

Agar I’tikaf lebih maksimal, berikut beberapa panduan dan tata caranya: 

  1. Niat yang Ikhlas 

Agar I’tikaf bernilai ibadah, perlu disertai niat yang ikhlas kepada Allah. Tanpa niat tersebut, seseorang mungkin hanya sekadar berdiam di masjid tanpa mendapat pahala I’tikaf.

  1. Dilakukan di Masjid 

Dalam keadaan normal dan aman, i’tikaf itu dilakukan di masjid. Hal itu sesuai dengan firman Allah: “Janganlah kamu mencampuri mereka (istri-istri) itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid” (QS Al-Baqarah: 187). Masjid yang digunakan untuk I’tikaf sebaiknya masjid yang diadakan shalat berjamaah (mushala), dan jika memungkinkan di masjid yang juga diadakan shalat jumat di dalamnya. 

  1. Mengisi Waktu dengan Ibadah

Selama I’tikaf, hendaknya memperbanyak shalat sunnah, tilawah Alquran, dzikir, dan doa. Hendaknya menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat seperti berbicara tanpa keperluan. Bisa juga selama I’tikaf diisi dengan aktivitas lain seperti mendengarkan kajian agama atau membaca buku Islami.

  1. Tidak Keluar Masjid Kecuali Ada Keperluan 

Namun dalam beberapa kondisi darurat atau kebutuhan mendesak, sebagian ulama memberi keringanan sesuai niat dan keadaan seperti untuk makan, minum, atau untuk hajat. Apabila keluar tanpa alasan yang diperbolehkan maka I’ikafnya dianggap batal. Untuk itu, sebaikya mempersiapkan perlengkapan secukupnya agar tidak sering keluar masjid.

  1. Berusaha Mendapatkan Lailatul Qadr 

Malam penuh berkah ini terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir.  Rasulullah bersabda, “Carilah Lailatul Qadr di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan” (HR Bukhari 2017). Ketika sudah memasuki sepuluh malam terakhir, hendaknya memperbanyak doa yang diajarkan Rasulullah, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni” (HR Tirmidzi 3513). 

  1. Menjaga Kesabaran dan Keikhlasan 

Melatih sabar dan ikhlas melalui pengendalian lisan, maka hindarilah perdebatan dan perbuatan sia-sia selama I’tikaf. Fokus pada introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah. 

Sahabat IZI, I’tikaf bukan hanya duduk berdiam di masjid, tapi i’tikaf adalah momen untuk lebih dekat dengan Allah, menghidupkan hati, dan meraih ampunan-Nya. I’tikaf juga dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah di masjid, saling menasihati dalam kebaikan, dan menjaga lingkungan masjid agar nyaman untuk semua jamaah. Bagi yang tidak bisa beri’tikaf karena kondisi tertentu, jangan berkecil hati. Allah tetap memberikan pahala besar bagi hamba-Nya yang ikhlas menjalani peran masing-masing dalam kehidupan.

Yuk, manfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan ini sebaik-baiknya!

Ayu L Mukhlis 

Sumber :  www.hadits.id | m.islamqa.info  

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Kolaborasi IZI Bogor dan Teras Aman Salurkan Sembako bagi Ibu dan Anak di Wilayah Pesisir Jakarta 14 March 2026
  • Bakti Sosial Ramadan Hadirkan Kebahagiaan Bagi Anak-anak Panti Asuhan 14 March 2026
  • Didukung IZI Bogor, Program Al Iffah Berbagi Salurkan Sembako kepada 92 Warga 14 March 2026
  • IZI Bogor Selenggarakan Program Santunan Anak Yatim di Dramaga 14 March 2026
  • Hangatnya Kebersamaan Ramadan, SDIT Ar-Rabbani Bersama IZI Riau Salurkan Paket Zakat Fitrah 14 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,171)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,222)
  • Keluarga (431)
  • Kesehatan (647)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (536)
  • Nuansa Keislaman (324)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (296)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,149)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (482)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025