Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Thalhah bin Ubaidillah: Tidak Bisa Tidur Karena Uang Ratusan Milyar

Ayu Lestari2018-05-22T06:02:13+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan 1 Comment

Ketika kita memiliki harta ratusan Milyar di rumah, apakah tidur kita menjadi lebih nyenyak atau justru lebih gelisah? Umumnya, seseorang akan tidur gelisah jika tidak punya uang ya? Kalau menyimpan uang hingga Milyaran biasanya sih tidurnya akan lebih nyaman. Akan tetapi Thalhah bin Ubaidillah berbeda, ia justru tidak bisa tidur ketika menyimpan ratusan Milyar di rumahnya, tepatnya sejumlah 70 ribu dinar hasil jual tanah.

Ia bukannya tidak bisa tidur karena khawatir hartanya dirampok maling. Sambil menangis ia berseru, “Sungguh, jika seseorang ‘dibebani’ bermalam dengan harta sebanyak ini dan tidak tahu apa yang akan terjadi, pastilah akan mengganggu ketentraman ibadahnya kepada Allah…”

Luar biasa, seperti inilah pola pikir seorang Sahabat Rasulullah yang telah dijamin masuk surga, ia khawatir harta sebanyak itu akan mengganggu ketentraman ibadahnya pada Allah. Sering kali jauh berbeda yaa dengan pemikiran kita yang justru berharap bisa menyimpan harta banyak karena takut dengan masa depan, “Kalau saya nanti sakit bagaimana, kalau keluarga saya kecelakaan bagaimana, kalau nanti terjadi musibah bencana alam bagaimana,” akhirnya… lebih berani mengeluarkan uang jutaan untuk membayar premi asuransi daripada untuk bersedekah, Astaghfirullah…

Alhamdulillah, Thalhah memiliki seorang istri yang shalihah, ahli ibadah dan zuhud. Ia adalah Ummu Kultsum binti Abu Bakar Ash-Shiddiq. Istrinya inilah yang memberi saran untuk menyedekahkan harta tersebut kepada kaum fakir miskin, serta para sahabat dari kalangan Muhajirin dan Anshar. Mendengar ide tersebut, Thalhah barulah bisa tersenyum senang dan tidur dengan tenang.

Keesokan harinya, ketika acara pembagian harta kepada kaum Muhajirin dan Anshar hampir selesai, Ummu Kutsum binti Abu Bakar Ash-Shiddiq mendatangi suaminya, mengingatkan sang suami agar menahan beberapa uang untuk keperluan dirinya sendiri dan keluarganya. Ternyata, Thalhah hampir saja melupakan bagian untuk istri dan anaknya. Akhirnya ia memberikan harta yang tersisa pada istrinya.

Ummu Kutsum binti Abu Bakar Ash-Shiddiq bercerita, “Ternyata yang tersisa adalah sebuah kantung yang berisi uang sekitar 1000 dirham.” Seribu dirham adalah senilai dengan 100 dinar, yaitu sekitar 500 gram emas. (Adz-Dzahabi, Siyar A’lam An-Nubala’, 1/30-31)

Subhanallah… jika tak diingatkan, niscaya ia akan melupakan hak untuk dirinya dan keluarganya sendiri dari uang tersebut, tak heran jika Thalhah bin Ubaidillah mendapat beberapa julukan seperti “Thalhah si dermawan”, “Thalhah si pengalir harta”, “Thalhah kebaikan dan kebajikan”, ia adalah seorang yang zuhud dan tak lagi menyisakan hatinya untuk memikirkan kesenangan duniawi.

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadid: 20)

IZI-ers, kita mungkin masih kesulitan untuk meniru apa yang dilakukan para sahabat Rasulullah, tapi minimal… rasakanlah kekhawatiran jika dalam sehari tidak mengeluarkan sedekah sama sekali dari harta yang kita miliki. Tumbuhkan rasa khawatir ini agar lama-kelamaan kita bisa membiasakan diri untuk bersedekah setiap harinya. (SH)

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Comment (1)

  • drt 7 June 2018 Reply

    Masya Allah.. sungguh teladan yang patut dicontoh di kehidupan sehari-hari..

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BKDI UPZ Petronas Salurkan Paket Ramadan dan Lebaran Melalui IZI untuk Ratusan Warga Prasejahtera di Kampung Makasar, Jakarta Timur 20 March 2026
  • IZI Bersama Jamaah Quran Best Salurkan Program Zakat Fitrah Wilayah Jawa Barat 20 March 2026
  • Menjelang Lebaran, Senyum Lansia Duafa di Pondok Labu Merekah Berkat Zakat Fitrah Donatur Tokopedia Melalui IZI 20 March 2026
  • Sinergi BI Solo Dan IZI Jawa Tengah Salurkan Paket Ramadan untuk Guru Ngaji dan Keluarga Duafa 20 March 2026
  • IZI dan CIMB Niaga Syariah Tebar Al-Qur’an, Dukung Semangat Hafalan Santri Little Gaza dan Majelis Taklim 20 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,172)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (223)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,317)
  • Keluarga (435)
  • Kesehatan (650)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (546)
  • Nuansa Keislaman (347)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (310)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,198)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (572)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025