Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Tips Mendidik Anak dengan Kelembutan

Ayu Lestari2018-06-12T07:51:18+07:00
Ayu Lestari Keluarga 0 Comments

“Anak itu harus dididik keras, kalau tidak… mereka akan membantah dan berani membangkang!”

Adakah orangtua yang sepakat dengan pemikiran seperti itu? Ada orangtua yang menggunakan kayu atau gantungan baju untuk memukuli anaknya agar mau makan, mencubit anaknya agar mau berangkat sekolah, astaghfirullahal’adzim… sungguh tidak ada kelembutan dalam sikap orangtua yang seperti ini.

Nyatanya, dalam Islam kita diajarkan untuk mendidik anak dengan kelembutan, bukan kekerasan. Bahkan tak hanya mendidik anak, dalam berdakwah pada orang dewasa pun… kita diminta untuk berlaku lemah lembut.

Sumber gambar : Google

Mengapa orangtua perlu belajar mendidik anak dengan kelembutan?

  1. Allah cinta kelembutan

“Dari ‘Aisyah, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah meridhai beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal”(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, 6024)

Jika Allah cinta kelembutan, mengapa kita berlaku kasar pada anak-anak kita yang merupakan titipan Allah pada kita? Tidak takutkah kita bahwa anak-anak kita kelak di akhirat bersaksi untuk menjatuhkan kita ke neraka Allah karena kasarnya perangai kita pada mereka?

  1. Orang yang bersikap keras sama dengan terhalang dari kebaikan

“Muslim (2592) meriwayatkan dari Jarir bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Barangsiapa yang terhalangi dari kelembutan, maka dia akan terhalangi dari kebaikan.’”

Seorang yang bersikap keras bisa saja kelihatan tegas dan hebat, akan tetapi sangat mungkin ia terhalang dari banyak kebaikan yang tak disadarinya.

  1. Tercabutnya kelembutan sama dengan merusak pendidikan anak

“Dari ‘Aisyah, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah meridhai beliau, berkata, ‘Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya kelembutan, tidaklah berada pada sesuatu kecuali pasti menghiasinya, dan tidaklah kelembutan diambil dari sesuatu, pasti merusaknya.’” (HR. Muslim)

Ketika orangtua tak mampu berlaku lemah lembut pada anak-anaknya di masa mereka kecil, tak heran ketika anak-anak itu tumbuh dewasa… mereka pun akan bersikap kasar pada orangtuanya. Naudzubillah min dzalik.

Maka hendaknya kita berdoa pada Allah agar dikaruniakan hati yang mampu berkasih sayang dan penuh kelembutan.

“Dan (hamba-hamba Ar Rahman adalah) mereka yang mengatakan:”Ya Tuhan kami! Anugerahkan kepada kami, istri-istri dan keturunan kami yang akan menjadi penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin untuk orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqaan 25:74) (SH)

 

 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Keberkahan Ramadan: Ifthor Takjil dan Sebar Qur’an Menyentuh Hati Santri Rumah Qur’an Mafati 10 March 2026
  • Peduli Para Hafiz, IZI dan Donatur Salurkan Mushaf Al-Qur’an dan Ifthor Takjil di PPIQ 2 Bogor 10 March 2026
  • Hangatnya Berbagi di Bulan Ramadan: IZI dan Yayasan An Nur Insan Pembangkitan Salurkan 120 Paket Ifthor Takjil 10 March 2026
  • Bertahan dalam Ujian, Halimah Terus Berjuang Melawan Tumor Saraf 10 March 2026
  • IZI Jawa Barat Berikan Apresiasi Guru Ngaji Lewat Program SGN 10 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,168)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (220)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,176)
  • Keluarga (428)
  • Kesehatan (642)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (282)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (532)
  • Nuansa Keislaman (314)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (287)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,135)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (440)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025