Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Tokoh Penghuni Surga

Ayu Lestari2019-06-27T17:19:46+07:00
Ayu Lestari Kisah Teladan 0 Comments

Seadainya ada orang-orang yang di lahirkan disurga, tumbuh dan menjadi dewasa ditaman surga, maka Ammar, ibunya (Sumayyah), dan ayahnya (Yasir) termasuk diantara mereka.

Yasir bin Amir (Ayah Ammar) berangkat meninggalkan negerinya (Yaman) untuk mencari saudaranya. Sesampai di Mekkah, ia merasa cocok tinggal di kota itu. Ia tinggal disana dan mengikat janji persahabatan dengan Abu Hudzaifah bin Mughirah. Abu Hudzaifah menikahkannya dengan satu budaknya yang bernama Sumayyah binti Khayyath. Dari perkawinan ini, mereka dikaruniai seorang putra bernama Ammar.
Ketiganya masuk Islam di masa-masa awal. Seperti halnya yang dialami orang-orang yang masuk islam di hari-hari pertama, mereka mendapatkan siksaan yang pedih dari orang-orang kafir Quraisy.

Siasaat yang di lakukan orang-orang Quraisy terhadap kaum muslimin disesuaikan dengan keadaan. Jika orang-orang Islam itu berasal dari golongan bangsawan dan berpengaruh, mereka melancarkan ancaman dan gertakan. Dan jika muslim itu berasal dari kalangan penduduk yang tidak mempunyai kekuataan, miskin atau budak belian, mereka menyiksanya dengan berbagai macam siksaan. Keluarga Yasir termasuk dari golongan ini.

Rasulullah SAW selalu mendatangi tempat keluarga Yasir disiksa. Hari-hari itu, beliau belum memiliki kekuatan untuk melawan penyiksaan itu. Rupanya inilah yang sudah menjadi kehendak Allah. Ia merupakan menara bagi generasi mendatang untuk menilai kebenaran dan kebesaran Islam. Begitulah penegakan islam membutuhkan pengorbanan, harta maupun nyawa. Al-Qur’an telah banyak menegaskan hal ini.

“ Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, kami telah beriman, sedang mereka tidak di uji lagi “
(Al-Ankabut : 2)

Telah disebutkan bahwa Rasulullah Saw menganggumi ketabahan dan kepahlawanan mereka.

Pada suatu hari, ketika Rasulullah SAW mengunjungi mereka , Ammar memanggilnya, ‘’Ya Rasulullah, kami sudah tidak kuat lagi menahan siksa.” Rasulullah menjawab, “Sabarlah, wahai Abu Yaqdhan. Sabarlah, wahai keluarga Yasir. Tempat yang dijanjikan bagi kalian adalah surga.”

Ammar bin Maimun berkata, “orang-orang musyrik membakar Ammar bin Yasir dengan api. Saat itulah, Rasulullah SAW lewat ditempat itu. Beliau mengusap kepalanya dan bersabda , ‘Hai api, jadilah kamu sejuk dan meyegarkan tubuh Ibrahim.’”

Meskipun siksaan hebat itu berhasil melukai tubuh Ammar, dan menguras tenaganya, namun tidak sedikitpun melemahkan keimanannya. Mereka menyiksanya habis-habisan. Mulai dari siksaan dengan api, penyaliban dan ditelentangkan di pasir panas lalu ditindih batu besar yang sangat panas, sampai dibenamkan kedalam air hingga ia tidak bisa bernapas.

Pada hari itu, ketika kesadarannya hilang karena siksaan yang diterima, orang-orang kafir itu berkata kepadanya, “pujalah tuhan-tuhan kami”. “mereka mengulang-ulang kata pujian, dan tanpa sadar Ammar mengikuti ucapan mereka.
Ketika Rasulullah Saw menemui sahabatnya itu, didapatinya ia sedang menangis. Rasulullah mengusap air mata Ammar dengan tangan beliau, sambil bersabda, “orang-orang kafir itu telah menyiksamu dan menenggelamkanmu kedalam air, lalu kamu mengucapkan ini dan itu ?”
“benar wahai Rasulullah,” jawab Ammar meratap

Rasulullah bersabda sambil tersenyum, “jika mereka melakukannya lagi, katakan apa yang kamu katakan tadi.”
Kemudian beliau membacakan firman Allah, :

‘Kecuali orang yang dipaksa, sedang hatinya tetap teguh dalam keimanan.”

(An-Nahl : 106)

Hati Ammar kembali tenang. Siksaan yang pernah dirasakannya tidak terasa sakit lagi dan tidak ia pedulikan sama sekali.
Ruhnya telah meraih kemenangan iman. Ucapan yang ia anggap salah telah mendapat jaminan bebas dari Al-Qur’an. Dan apa yang akan terjadi, biarlah terjadi.

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Ayu Lestari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • BDI Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 9 Sebar Puluhan Qur’an di Kukar dan Samarinda 12 March 2026
  • Paragon Corp DC Samarinda dan IZI Kaltim Salurkan 200 Paket Sembako Ramadan untuk Warga Samarinda 12 March 2026
  • Rambut Rontok Karena Kemoterapi, Tak Lunturkan Semangat Ningsih Pasien RSP IZI Jateng untuk Sembuh 12 March 2026
  • 110 Paket Buka Puasa untuk Santri dan Jamaah Musholla Disalurkan IZI Kaltim–BDI PHKT 12 March 2026
  • IZI Kaltim Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Janda Lansia dan Warga Miskin 12 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,168)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (220)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,195)
  • Keluarga (428)
  • Kesehatan (646)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (534)
  • Nuansa Keislaman (319)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (290)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,139)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (456)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025