Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Perjuangan Siswi Taman Siswa Mengurus Ibu dan Lanjut Sekolah

dhul.ikhsan2020-10-12T20:07:17+07:00
dhul.ikhsan Potret Dhuafa #IZI Sumbar, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, siswi, taman siswa 0 Comments

Siswi kelas X bernama Alicia Khanaya itu belajar di SMA Taman Siswa, Kota Padang. Kisah perjuangan sekolah dik Naya sangat menginspirasi. Ketika dik Naya harus berjuang mendapatkan bangku SMA ia juga harus menjaga ibunda tercinta sedang terbaring di rumah sakit.

  • siswi
    “Perjuangan Siswi Taman Siswa Mengurus Ibu dan Lanjut Sekolah” – Dok. IZI

Statusnya sebagai putri sulung menguatkan tekadnya meneruskan bangku sekolah hingga ke SLTA. Maka dari itu, tugasnya menjaga sang ibu di rumah sakit, ia sempatkan waktu kesana-kemari mengantarkan berkas pendaftaran ke jenjang SLTA.

Bu Metha adalah ibunda dari Naya. Beberapa bulan yang lalu ia harus menjalani operasi kanker payudara. Operasi sudah dua kali dilakukan, dan sekarang harus menjalani kemoterapi secara rutin. Bu Metha tidak dianjurkan lagi bekerja terlalu berat.

Naya adalah putri sulung dari Bu Meta. Naya memiliki 2 orang adik perempuan yang juga sedang bersekolah. Ketika Naya masih siswi SMP, Naya membantu ibundanya berjualan soto ceker dan mie ayam di sekolah, kebetulan mereka tinggal dekat dengan sekolah SMP nya itu. Sepulang sekolah, Naya juga bekerja di salah satu toko pakaian untuk mendapatkan sedikit uang membantu kehidupan keluarganya.

Namun, ketika Covid-19 mewabah, Bu Metha tentu tak bisa lagi berjualan di sekolah. Aktifitasnya selaku buruh cuci harian pun tidak bisa ia tekuni lagi karena kondisi kesehatan.

Sekarang Bu Metha hanya berjualan mi ayam dari rumahnya. Itupun tanpa lapak jual. Hanya menggunakan metode pre-order ketika ada tetangga yang memesan makanan. Tentulah penjualannya tidak tetap, terkadang sangat sepi pembeli.

Naya dan adik – adiknya sudah lama ditinggal oleh ayahnya. Kesehariannya dilalui tanpa kasih sayang dari ayahnya. Bu Metha yang menjadi kepala keluarga dalam keluarga kecil itu.

Ibu tangguh itu selalu berkomitmen untuk kelanjutan pendidikan anak – anaknya, meskipun kondisi beliau sendiri sedang sakit.

Ketika periode pendaftaran SMA, Naya sebenarnya telah berupaya mengajukan pendaftaran di beberapa sekolah negeri. Namun tak rejekinya bersekolah di sekolah negeri karena faktor usianya yang masih muda.

Syarat sistem zonasi sekolah yang sekarang sedang berlaku memberatkan dirinya. Berkat kegigihan Bu Metha, ketika kondisi kesehatannya masih lemah pasca-operasi. Bu Metha mencari beberapa sekolah swasta di Kota Padang sebagai tempat bagi Naya, putrinya akan melanjutkan sekolah.

Namun, beberapa sekolah tak ada yang bisa memberikan keringanan. Alhamdulillah, kebetulan Bu Metha adalah alumni SMA Taman Siswa, pihak sekolah memberikan keringanan untuk Naya bisa bersekolah disana.

Naya terdaftar sebagai siswa SMA Taman Siswa tanpa harus membayar uang pangkal. Pihak sekolah memberikan keringanan berupa penundaan pembayaran. Alhamdulillah Naya tetap bisa melanjutkan pendidikan nya di SLTA meski Bu Metha tak memiliki uang untuk pendaftaran sekolah anaknya.

Kondisi kehidupan Bu Metha menuai keprihatinan. Para tetangga pun sering membantu Bu Metha ketika dalam kondisi sulit seperti ini.

Ketika ada dukungan dana dari IZI Sumatera Barat untuk sekolah Naya, Bu Metha kembali bersyukur. Bu Metha percaya, jika ada usaha, pasti Allah akan memberi kemudahan rezeki, terutama untuk anak yang sedang menuntut ilmu ini.

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

dhul.ikhsan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Harapan di Pagi Hari, IZI Sumbar Salurkan Program Sedekah Subuh untuk Para Pejuang Nafkah 21 May 2026
  • Pelatihan Ecoprint Jadi Aktivitas Positif bagi Jamaah Pesantren Lansia Bogor 21 May 2026
  • Belajar Menjaga Asupan, Jaga Harapan Kesembuhan: Sekolah Pendamping di RSP IZI Jateng Bekali Keluarga Pasien Soal Gizi Selama Pengobatan 20 May 2026
  • Kemenag Provinsi Riau Laksanakan Visitasi Perpanjangan Izin Operasional ke Kantor IZI Perwakilan Riau 20 May 2026
  • Qurban Sampai ke Pelosok? Ini Rekomendasi Yora Anastasha untuk Qurban Berkah Bersama IZI 19 May 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,178)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (249)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,416)
  • Keluarga (438)
  • Kesehatan (674)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (233)
  • Lain-lain (296)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (316)
  • Muda-Mudi (552)
  • Nuansa Keislaman (363)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (325)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,224)
  • Potret Donatur (113)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat

Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI Nomor 1754 Tahun 2025

Kantor Pusat

Alamat :
Jl. Raya Condet No. 27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor  :
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB

Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Tel: (021) 8778 7325
Whatsapp: 0812 1414 789
Fax: (021) 8778 7603
E-mail: [email protected]

Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya

© 2026. inisiatif Zakat Indonesia

Facebook X-twitter Youtube Instagram