KALIMANTAN TIMUR – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur berkesempatan mengunjungi dan memberikan bantuan kesehatan kepada Diana yang menderita penyakit Polio sejak bayi.
Diana merupakan anak ke 2 dari pasangan Pardi dan Wuryani. Sejak kecil Diana mengidap penyakit Polio. Hingga usianya sekarang 10 tahun, Diana hanya bisa berbaring tanpa mampu bicara, usia Diana yang terus bertambah seiring dengan berat badannya sehingga Wuryani semakin kesulitan untuk selalu menggendong Diana jika ingin berpindah posisi atau bahkan beraktivitas diluar rumah. Terkadang dengan terpaksa ia harus meninggalkan Diana sendirian di rumah jika ada keperluan mendesak.

Pardi ayahnya hanya bekerja sebagai buruh panjat kepala yang di upah 1000-2000 per/biji kelapa yang ia berhasil kumpulkan. Jika ada rezeki lebih terkadang ia beli kelapa yang dikumpulkan sebagian untuk dijual kembali.
Selain itu Wuryani pun juga berjualan jajan-jajanan ringan di dalam rumahnya agar tetap bisa mengurus Diana sekaligus membantu perekonomian keluarga, karena mereka juga harus menanggung pendidikan Lusi anak pertama mereka yang saat ini duduk dibangku SMP kelas 1.
Alhamdulillah, Wuryani dan suaminya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan untuknya dan Diana. “Terima kasih banyak IZI Kaltim atas bantuan yang diberikan, semoga IZI dan Donatur senantiasa diberikan kemudahan dan kesehatan” ungkap Wuryani.
Mereka selalu bersyukur dengan setiap pemberian Allah SWT bahkan dengan kondisi keterbatasan Diana saat ini dan seterusnya. Meskipun begitu, Wuryani berharap Diana memiliki kursi roda agar mudah ia mengurusnya.
Tim IZI Kaltim, Denny mengungkapkan bahwa bantuan kali ini merupakan bantuan awal kepada Diana.
“Kedepan kami akan mengupayakan pengadaan kursi roda untuk Diana agar lebih mudah mobilisasinya” ungkap Denny.
Leave a Reply