Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Layanan Donasi
    • Layanan Konsultasi Donatur
    • Layanan Penerima Manfaat
  • Tata Kelola
    • Laporan
      • Ramadhan
      • Qurban
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

8 Tips Aman Berpuasa Bagi Ibu Menyusui, Tetap Sehat & ASI Lancar

Syamil Abyan2025-03-05T13:50:59+07:00
Syamil Abyan Edukasi dan Inspirasi Islami, Kesehatan, Nuansa Keislaman, Ramadhan Artikel Edukasi, Edukasi Kesehatan, edukasi masyarakat, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Berpuasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang sangat istimewa. Namun, bagi ibu menyusui, keputusan untuk berpuasa menjadi dilema. Di satu sisi, menjalankan puasa adalah kewajiban tetapi di sisi lain, kebutuhan nutrisi ibu meningkat untuk mendukung produksi ASI bagi sang buah hati. 

Menurut American Pregnancy Association, saat menyusui kebutuhan kalori ibu meningkat sekitar 500–700 kkal per hari dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Tubuh juga memerlukan lebih banyak cairan dan nutrisi penting seperti protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Jika asupan nutrisi tidak terpenuhi, ibu bisa mengalami dehidrasi dan kelelahan, sementara produksi ASI bisa berkurang, yang berdampak pada bayi. (sumber: mamaschoice.id) 

Secara syariat, Islam memberikan keringanan bagi ibu menyusui untuk tidak berpuasa jika dikhawatirkan akan membahayakan dirinya atau bayinya.  

Ulama pun berpendapat bahwa ibu menyusui dapat mengganti puasanya dengan qadha di hari lain atau membayar fidyah jika tidak mampu berpuasa kembali. Terkait cara mengganti puasa, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama.  

Sebagian berpendapat bahwa ibu menyusui cukup membayar fidyah tanpa qadha, sementara pendapat lain mewajibkan qadha saja, atau kombinasi keduanya. Imam Nawawi mencatat empat pendapat utama dalam masalah ini, dengan berbagai dalil dan pertimbangan fiqih yang mendukungnya. 

Jika Sahabat IZI ingin tetap menjalankan puasa saat menyusui, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga. Berikut delapan tips aman berpuasa bagi ibu menyusui berdasarkan pandangan pakar medis: 

  1. Pastikan Kebutuhan Cairan Terpenuhi 
    Minum setidaknya 2,5–3 liter air per hari, terutama saat sahur dan berbuka. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan produksi ASI dan membuat ibu merasa lemas. 
  1. Konsumsi Makanan Bernutrisi Seimbang 
    Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung karbohidrat kompleks, protein tinggi, lemak sehat, serta buah dan sayur kaya serat dan vitamin. 
  1. Pilih Karbohidrat Kompleks untuk Energi Tahan Lama 
    Konsumsi makanan seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum untuk menjaga kestabilan energi selama berpuasa. 
  1. Perbanyak Asupan Protein 
    Protein sangat penting untuk menjaga produksi ASI dan stamina ibu. Pilih sumber protein berkualitas seperti telur, daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan. 
  1. Jaga Pola Istirahat 
    Tidur yang cukup membantu tubuh memulihkan energi dan menjaga keseimbangan hormon yang mendukung produksi ASI. 
  1. Kurangi Aktivitas Berat 
    Hindari aktivitas fisik yang berlebihan agar energi tidak cepat terkuras. Jika memungkinkan, kurangi pekerjaan rumah yang terlalu melelahkan. 
  1. Pantau Kondisi Diri dan Bayi 
    Jika ibu merasa pusing, lemas berlebihan, atau ASI berkurang drastis, pertimbangkan untuk membatalkan puasa demi kesehatan. 
  1. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Laktasi 
    Sebelum memutuskan berpuasa, berkonsultasilah dengan tenaga medis untuk mengetahui apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk tetap berpuasa. 

Berpuasa di bulan Ramadhan memang ibadah yang utama, tetapi kesehatan ibu dan bayi juga harus menjadi prioritas. Jika Sahabat IZI merasa tidak mampu menjalankan puasa dengan baik, ingatlah bahwa Islam memberikan keringanan. Bagi Sahabat IZI yang memiliki uzur syar’i dan tidak dapat berpuasa, Inisiatif Zakat Indonesia menerima fidyah sebagai pengganti kewajiban puasa sesuai dengan ketentuan syariat. 

Pen: Ayu L Mukhlis 

Sumber: Rumaysho | Detik.com | Mamaschoise.id 

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Qurban Sampai ke Pelosok? Ini Rekomendasi Yora Anastasha untuk Qurban Berkah Bersama IZI 19 May 2026
  • Qurban Lebih dari Sekadar Daging Segar: Ini Alasan Ira Paranita Percayakan Qurbannya ke IZI 19 May 2026
  • IZI Jakarta Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk 100 Siswa dan Mahasiswa Duafa Bersama BSI Maslahat 19 May 2026
  • Ekspansi Layanan Massage, IZI dan Paragon Corp Gelar Pelatihan Digital Marketing Untuk Terapis Paradaya Movement 2.0 19 May 2026
  • Kunjungan DWP BPKP Jateng ke Rumah Singgah Pasien IZI dalam Rangkaian HUT BPKP ke-43 19 May 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,178)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (249)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,412)
  • Keluarga (438)
  • Kesehatan (673)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (231)
  • Lain-lain (295)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (315)
  • Muda-Mudi (552)
  • Nuansa Keislaman (363)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (325)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,223)
  • Potret Donatur (113)
  • Ramadhan (580)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat

Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI Nomor 1754 Tahun 2025

Kantor Pusat

Alamat :
Jl. Raya Condet No. 27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor  :
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB

Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Tel: (021) 8778 7325
Whatsapp: 0812 1414 789
Fax: (021) 8778 7603
E-mail: [email protected]

Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya

© 2026. inisiatif Zakat Indonesia

Facebook X-twitter Youtube Instagram