Jakarta – Dalam suasana penuh kehangatan, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) bersama Rohani Islam (Rohis) RSAB Harapan Kita kembali menebar kebaikan melalui program Proteksi Keluarga Mustahik. Sebanyak 15 keluarga pasien anak dengan kondisi kritis menerima bantuan langsung berupa dana tunai yang ditujukan untuk meringankan beban mereka selama masa pengobatan.

Anak-anak yang tengah berjuang ini bukan hanya menghadapi satu jenis penyakit, tapi seringkali kombinasi dari beberapa kondisi medis serius seperti leukemia, gangguan jantung bawaan, infeksi otak, gangguan autoimun, bahkan komplikasi pasca kecelakaan. Di balik setiap nama pasien, tersimpan cerita keteguhan hati orang tua dan perjuangan yang tak kenal lelah dalam mendampingi sang buah hati.

Salah satu kisah yang menyentuh datang dari Meilani, orang tua dari Atharrazka Baihaqi yang sudah dua tahun menjalani pengobatan karena hidrosefalus dan meningitis TB sejak usia 4 bulan. Dalam testimoninya, Meilani berkata, “Alhamdulillah, saya senang banget. Bantuan ini sangat berarti untuk pengobatan anak saya. Terima kasih untuk RSAB dan para donatur yang selalu hadir mendampingi perjuangan kami. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak. Aamiin.” ucap Meilani.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tapi juga menghadirkan ruang penguatan spiritual dan emosional. Bertempat di Masjid Asy Syifa RSAB Harapan Kita pada Rabu (2/7/25), sesi silaturahmi dan doa bersama menjadi momen yang menguatkan hati para orang tua. Melalui sharing session, mereka saling berbagi pengalaman, rasa lelah, juga harapan yang sama, yaitu kesembuhan untuk anak-anak mereka. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Rohandi dari tim IZI, mengalunkan harapan akan kemudahan dan kesembuhan dari Allah SWT.
IZI menyampaikan apresiasi kepada tim Rohis RSAB Harapan Kita yang telah bersinergi dalam kebaikan ini. Semoga langkah ini menjadi awal dari lebih banyak uluran tangan untuk keluarga mustahik yang tengah melewati badai kehidupan. Karena di balik setiap bantuan, terselip harapan, dan di balik setiap doa, ada kekuatan untuk bertahan.
Leave a Reply