Inisiatif Zakat IndonesiaInisiatif Zakat Indonesia
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Search
  • Beranda
  • Kenali IZI
  • Layanan
    • Pembayaran
    • Donatur
    • Mustahik
  • Tata Kelola
    • Hasil Audit
      • Audit Syariah
      • Audit Keuangan
      • Audit ISO
    • Kebijakan ISO
      • Pedoman Manajemen Risiko
      • Pakta Integritas
      • Kebijakan Anti Penyuapan
      • Kebijakan Mutu
    • Whistle Blowing System
Custom MessageSpecial Offer!Buy this Theme!HOT

Harapan di Tengah Luka: Cerita dari Gaza ke Mesir

Syamil Abyan2025-10-25T15:00:55+07:00
Syamil Abyan Berita Media Nasional, IZI NEWS, Keluarga, Lain-lain #Palestina, donasi, Infak, infaq, inisiatif zakat, inisiatif zakat indonesia, IZI, Peluk Palestina, sedekah, Shodaqoh, zakat, zakat indonesia 0 Comments

Di sebuah sudut tenang di pinggiran Mesir, rumah-rumah sederhana menjadi tempat berlindung bagi mereka yang kehilangan segalanya. Di antara dinding-dinding yang kini menjadi saksi bisu, hidup para pengungsi dari Gaza Palestina yang terpaksa meninggalkan tanah kelahiran mereka akibat tragedi kemanusiaan yang memilukan.

Salah satu dari mereka adalah Islam, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Matanya berbinar saat bercerita tentang sekolahnya di Gaza, tentang guru favoritnya, dan tentang cita-citanya jika besar nanti. Namun kini, ia hanya bisa memandangi buku-buku lusuh yang dibawanya dari rumah, sambil berkata lirih, “Aku rindu sekolah…”

Di Mesir, jarak sekolah yang jauh dan keterbatasan biaya transportasi membuatnya sulit untuk melanjutkan pendidikan secara langsung. Melihat semangat belajarnya yang tinggi, Tim IZI menghadiahkan pembelian sebuah ponsel pintar kepada Islam. Harapannya, perangkat ini bisa membantunya mengikuti pembelajaran daring, membuka akses ke ilmu pengetahuan, dan menjaga semangat belajarnya tetap menyala di tengah keterbatasan.

Di sisi lain ruangan, duduk seorang kakek bernama Aba Islam. Tubuhnya lemah, luka-luka di kakinya belum sepenuhnya sembuh. Di Gaza, pelayanan medis sangat terbatas. Ia harus menempuh perjalanan panjang dan penuh risiko untuk bisa mendapatkan penanganan medis lanjutan di Mesir. “Aku ingin pulang,” bisiknya, “tapi Gaza bukan tempat yang aman lagi…”

Namun kisah paling menggetarkan datang dari seorang pemuda bernama Muhammad. Ia duduk di kursi roda, diam dan tenang. Konflik yang menimpanya merenggut satu kakinya, dan meninggalkan bekas luka di sekujur tubuhnya. Kulitnya masih menunjukkan jejak luka, dan gerakannya terbatas. “Aku tidak bisa lagi berjalan,” katanya pelan, “tapi aku masih ingin berjuang… untuk keluargaku.”

Dalam momen yang penuh haru, saya menghampiri dan menjabat tangan Islam dan Muhammad, lalu memeluk mereka dengan erat. Di dada saya, mereka bersandar, dan saya hanya bisa menahan air mata. Betapa pilunya menyaksikan anak-anak yang seharusnya menikmati masa kecil dengan riang, justru harus menghadapi kenyataan yang begitu menyakitkan. Dalam hati saya berdoa, semoga pelukan ini bisa sedikit menghangatkan luka mereka.

Kehadiran tim IZI membawa angin segar di tengah kesedihan yang menyelimuti. Dengan penuh kehangatan, mereka menyapa satu per satu keluarga pengungsi, menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri. Sebanyak 140 paket bantuan tunai, pangan, dan pakaian musim dingin dibagikan kepada para pengungsi yang tinggal di rumah-rumah warga Mesir yang dengan tulus memberikan tumpangan.

Suasana berubah menjadi haru saat tim IZI mengunjungi kamp pengungsi di pelosok Mesir. Di sana, anak-anak menerima selimut hangat, ibu-ibu memeluk paket pangan dengan mata berkaca-kaca, dan para ayah mengucap syukur atas bantuan tunai yang bisa digunakan untuk kebutuhan mendesak.

Kunjungan ini bukan sekadar penyaluran bantuan. Ia menjadi momen kekeluargaan, di mana tawa dan tangis bercampur menjadi satu. Di akhir kunjungan, seluruh keluarga berkumpul untuk makan bersama dengan para tim Peluk Palestina Tanpa Batas, menikmati hidangan sederhana yang disiapkan dengan cinta. Di meja itu, tidak ada perbedaan—hanya rasa syukur dan harapan yang tumbuh kembali.

Acara ini ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu warga Gaza yang berkata dengan suara bergetar, “Ya Allah, berkahilah saudara-saudara kami di Indonesia. Mereka datang jauh-jauh ke sini, membawa harapan dan pelukan kemanusiaan. Balaslah kebaikan mereka dengan kebaikan yang lebih besar…”

Di tengah haru biru, para pengungsi menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Tim Peluk Palestina IZI, yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Wildhan Dewayana. Kehadiran mereka bukan hanya membawa bantuan, tapi juga membawa harapan, pelukan, dan cinta dari Indonesia untuk Gaza.

Demikianlah cerita mengharu biru dari saya di hari ke-2 mengunjungi para pengungsi Gaza di Mesir.

[Arman – GM Pendayagunaan IZI]

Share this post

Facebook Twitter LinkedIn Google + Email

Author

Syamil Abyan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Recent Posts

  • Kolaborasi IZI Bogor dan Teras Aman Salurkan Sembako bagi Ibu dan Anak di Wilayah Pesisir Jakarta 14 March 2026
  • Bakti Sosial Ramadan Hadirkan Kebahagiaan Bagi Anak-anak Panti Asuhan 14 March 2026
  • Didukung IZI Bogor, Program Al Iffah Berbagi Salurkan Sembako kepada 92 Warga 14 March 2026
  • IZI Bogor Selenggarakan Program Santunan Anak Yatim di Dramaga 14 March 2026
  • Hangatnya Kebersamaan Ramadan, SDIT Ar-Rabbani Bersama IZI Riau Salurkan Paket Zakat Fitrah 14 March 2026

Recent Comments

  • Syamil Abyan on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang
  • Syamil Abyan on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Sabaruddinbusri on 10 Pelaku Usaha Kecil di Besitang Terima Bantuan Modal Usaha dari Kemenag RI Sinergi Laznas IZI
  • Syamil Abyan on Menemukan Rumah Singgah Pasien IZI, Ibu Dusri & Keluarga Bersyukur Bisa Lanjut Berobat
  • Miko jonni saputra on IZI Kaltim Bantu Yostina Terlepas Dari Lilitan Hutang

Categories

  • Adab (50)
  • Ayat of the Week (46)
  • Berita Media Nasional (4,171)
  • Edukasi dan Inspirasi Islami (431)
  • Ekonomi (221)
  • Event IZI (606)
  • Hadits of the Week (63)
  • IZI NEWS (5,222)
  • Keluarga (431)
  • Kesehatan (647)
  • Kisah Teladan (103)
  • Konsultasi (213)
  • Lain-lain (283)
  • Laporan Keuangan (5)
  • Motivasi (310)
  • Muda-Mudi (536)
  • Nuansa Keislaman (324)
  • Oase Iman (26)
  • Pendidikan (296)
  • Potret Amil (67)
  • Potret Dhuafa (1,149)
  • Potret Donatur (112)
  • Ramadhan (482)
  • Tanya Jawab Islam (134)
  • Tanya Jawab Muamalah (27)
  • uncategorized (1)
Lembaga Amil Zakat







Kantor Pusat

Alamat
Jl. Raya Condet No.27-G, Batu Ampar,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13520

Jam Operasional Kantor
Senin – Jumat : 08.30 – 17.00 WIB




Kontak

Pusat Layanan dan Informasi
Telp : (021) 8778 7325, Whatsapp : 0812 1414 789
Fax : (021) 8778 7603
E-mail : [email protected]










Dana yang didonasikan melalui LAZNAS IZI bukan bersumber dan bukan untuk tujuan pencucian uang (money laundry), termasuk terorisme, gratifikasi, penyuapan, maupun tindak kejahatan lainnya












© 2026. Inisiatif Zakat Indonesia




Lembaga Amil Zakat Nasional Surat Keputusan Kementerian Agama RI
Nomor 1754 Tahun 2025