Bandung – Kondisi ekonomi Wahidin mulai mengalami ketidakstabilan sejak dirinya jatuh sakit sekitar lima bulan lalu. Awalnya, Wahidin mengira keluhan yang dirasakannya hanyalah gangguan lambung biasa. Namun setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter mendiagnosis adanya batu empedu yang mengharuskannya menjalani tindakan operasi. Alhamdulillah, operasi tersebut telah dilaksanakan dan kondisi Wahidin kini berangsur membaik.
Selama masa sakit dan pemulihan, Wahidin tidak dapat beraktivitas seperti biasa sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Untuk bertahan, ia terpaksa menutupi kebutuhan hidup dengan berutang ke berbagai pihak. Bahkan, biaya kontrakan rumah sebesar satu juta rupiah per bulan sempat menunggak, meski Wahidin tetap berupaya mencicil pembayaran semampunya.
Di tengah keterbatasan tersebut, Wahidin berinisiatif mencari informasi bantuan melalui media sosial. Dari upaya tersebut, ia memperoleh informasi mengenai layanan bantuan dari Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (LAZNAS IZI). Dengan penuh harap dan doa kepada Allah SWT, Wahidin kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada IZI.
Wahidin tinggal bersama istri dan dua anaknya di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Mekar Sari RT 03/RW 013, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Meskipun rumah kontrakan tersebut memiliki ukuran yang cukup luas, kondisi bangunannya memerlukan banyak perbaikan. Kebocoran atap dan jamur yang menempel di plafon menambah ketidaknyamanan, terlebih di tengah kondisi kesehatan Wahidin yang belum sepenuhnya pulih.
Sebagai bentuk kepedulian, Tim IZI menyalurkan bantuan untuk membantu melunasi tunggakan biaya kontrakan Wahidin. Bantuan tersebut disambut dengan rasa syukur yang mendalam. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan dari IZI dan para donatur. Semoga Allah membalas dengan kebaikan dan melapangkan rezeki para donatur,” ungkap Wahidin.
