Padang (22/1/26) — Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana kekeringan di Kampung Koto Tingga RT 05/RW 08, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada Kamis (22/1). Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Bantuan ini diperuntukkan bagi lebih kurang 150 Kepala Keluarga (KK) dan difokuskan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, serta keperluan sanitasi.

Kekeringan yang melanda wilayah tersebut terjadi akibat Kota Padang tidak diguyur hujan selama lebih dari sepekan terakhir. Kondisi ini berdampak pada mengeringnya saluran irigasi di kawasan Gunung Nago yang selama ini menjadi sumber suplai air bagi permukiman warga. Akibatnya, sumur-sumur masyarakat tidak lagi mengeluarkan air, sehingga warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Kepala Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat (PPZ) IZI Sumatera Barat, Ksatrya Herizon Putra, menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat pasca bencana. “Inisiatif Zakat Indonesia Sumatera Barat menyalurkan air bersih di Kampung Koto Tingga. Memang sumber air kita banyak yang kering setelah tanggap bencana. Hari ini kita menyalurkan lebih kurang 8.000 liter air bersih dengan dua titik lokasi. Artinya, ini memang menjadi kebutuhan yang cukup mendesak bagi sebagian masyarakat Kota Padang saat ini,” ujar Ksatrya.

Bantuan tersebut disambut baik oleh masyarakat setempat. Afriani selaku Ketua RT, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para donatur zakat IZI. “Terima kasih kami ucapkan kepada donatur zakat IZI. Dari bencana satu bulan yang lalu, sekarang berdampak kepada kami semua kekurangan air, dan sumur pun tidak ada airnya. Kami di sini mengantre air sampai jam satu malam. Warga sangat mengharapkan sekali bantuan air minum bersih,” tutur Afriani.
Hal senada juga disampaikan oleh Imasrul, salah seorang warga Kampung Koto Tingga, “Sejak pasca-bencana tanggal 27 November tahun lalu, warga kita memang mengalami dampak yang sangat serius karena irigasi di Gunung Nago mengalami putus. Sampai saat ini warga kesulitan air karena tidak ada lagi resapan dari sungai-sungai di depan rumah warga. Kami sangat mengharapkan bantuan-bantuan seperti dari IZI ini,” ungkap Imasrul. Melalui penyaluran bantuan air bersih ini, IZI Sumatera Barat berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah kondisi kekurangan air pasca bencana yang masih berlangsung.
